Pada 27 Oktober 2026, OJK mendorong Bursa Efek Indonesia memperkuat metodologi pengawasan transaksi, termasuk untuk mendeteksi perdagangan terkoordinasi. Salah satu bentuk yang paling merugikan investor ritel adalah pump and dump.

Apa Itu Pump and Dump?
Pump and dump adalah skema ketika sekelompok pihak menaikkan harga saham secara artifisial (pump), menarik minat pembeli baru, lalu menjual saham yang mereka miliki di harga tinggi (dump). Setelah penjualan selesai, harga biasanya jatuh tajam.
Tahapan Umum
- Akumulasi: membeli saham secara bertahap saat harga rendah dan likuiditas tipis.
- Pompa harga: transaksi yang terkoordinasi untuk menciptakan kesan permintaan tinggi.
- Promosi: menyebarkan rekomendasi melalui grup chat, media sosial, atau “sinyal” berbayar.
- Distribusi: menjual saham kepada pembeli baru yang tergiur kenaikan.
Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai
| Tanda | Penjelasan |
|---|---|
| Kenaikan tajam tanpa berita | Tidak ada keterbukaan informasi yang mendukung |
| Volume melonjak di saham kecil | Saham dengan kapitalisasi dan likuiditas rendah |
| Ajakan beli yang mendesak | “Pasti naik”, “jangan sampai ketinggalan” |
| Sumber anonim | Rekomendasi tanpa analisis atau identitas jelas |
Mengapa Pengawasan Diperketat?
Transaksi terkoordinasi merusak integritas pasar dan kepercayaan investor, termasuk investor asing dan penyedia indeks global. Penguatan pengawasan menjadi bagian dari tiga kebijakan OJK, bersama perpanjangan buyback tanpa RUPS hingga Juni 2027 dan penyempurnaan data HSC. Latar belakang HSC dibahas di BEI keluarkan saham HSC dari IHSG.
Cara Melindungi Diri
- Cek keterbukaan informasi emiten di situs BEI.
- Hindari membeli karena ajakan grup tanpa analisis sendiri.
- Waspadai “sinyal” berbayar, seperti dibahas di ciri robot trading dan sinyal ilegal.
- Perhatikan notasi khusus dan status UMA (Unusual Market Activity) dari bursa.
- Laporkan dugaan pelanggaran melalui saluran OJK.
Pengumuman UMA dan keterbukaan informasi tersedia di situs Bursa Efek Indonesia.
Artikel ini bersifat informasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Perdagangan berjangka dan saham mengandung risiko.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu pump and dump?
Pump and dump adalah skema menaikkan harga saham secara artifisial, menarik pembeli baru, lalu menjual saham di harga tinggi sehingga harga jatuh dan pembeli terakhir dirugikan.
Bagaimana ciri saham yang sedang dipompa?
Cirinya antara lain kenaikan tajam tanpa berita, volume melonjak pada saham kecil, ajakan beli yang mendesak, dan rekomendasi dari sumber anonim.
Apa yang dilakukan OJK terhadap transaksi terkoordinasi?
Pada 27 Oktober 2026 OJK mendorong BEI memperkuat metodologi pengawasan transaksi untuk mengidentifikasi pola tidak wajar dan mendeteksi perdagangan terkoordinasi.
