Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengecualikan saham berkategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai 2 November 2026. Ketentuan ini diumumkan melalui keterbukaan informasi pada Kamis, 22 Oktober 2026.
“Penyesuaian ini akan berlaku efektif pada 2 November 2026,” ujar Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI.

Apa yang Berubah?
1. Saham HSC tidak dihitung dalam IHSG. Sebelumnya, pengecualian hanya berlaku bagi saham di Papan Akselerasi. Kini cakupannya diperluas ke saham dengan konsentrasi kepemilikan sangat tinggi.
2. Jadwal evaluasi indeks bergeser.
| Aspek | Sebelumnya | Ketentuan baru |
|---|---|---|
| Bulan evaluasi | Maret, Juni, September, Desember | Januari, April, Juli, Oktober |
| Hasil berlaku | Hari bursa pertama Januari, April, Juli, Oktober | Hari bursa pertama Februari, Mei, Agustus, November |
3. Penyesuaian langsung. Saham yang masuk atau keluar kategori HSC di antara jadwal evaluasi akan langsung disesuaikan dalam IHSG, tanpa menunggu evaluasi berikutnya.
4. Metode pembobotan tetap. IHSG tetap menggunakan kapitalisasi pasar yang disesuaikan free float, dengan batas bobot maksimal per saham.
Dampak ke Reksa Dana Indeks
Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menyatakan reksa dana yang mengacu pada indeks utama BEI akan secara otomatis mengecualikan saham HSC. Namun, belum ada aturan khusus untuk saham HSC yang sudah berada dalam portofolio reksa dana.
Mengapa Penting?
Saham dengan kepemilikan sangat terkonsentrasi bisa memiliki kapitalisasi besar, tetapi porsi yang benar-benar diperdagangkan publik kecil. Pergerakan harganya dapat memengaruhi IHSG secara berlebihan dan membuat indeks kurang mencerminkan kondisi pasar sebenarnya.
Langkah ini juga muncul di tengah sorotan MSCI, yang pada pertengahan Oktober mengusulkan reklasifikasi pasar Indonesia dan mempersoalkan keandalan data free float serta struktur kepemilikan. IHSG sempat anjlok 11,57% ke 5.185,11 pada 16 Oktober, lalu berangsur pulih, seperti dirangkum di rekap pasar pekan ini.
Apa Artinya bagi Investor?
- Pergerakan IHSG bisa berubah karakter. Tanpa saham HSC, indeks diharapkan lebih mencerminkan saham yang likuid.
- Volatilitas sekitar tanggal efektif. Penyesuaian portofolio oleh dana yang mengacu indeks dapat memicu transaksi besar menjelang 2 November.
- Cek daftar HSC terbaru. Daftar ini diperbarui berkala oleh BEI dan KSEI.
Contoh pergerakan IHSG sebelumnya dapat dibandingkan dengan ulasan IHSG awal Oktober 2025. Pengumuman resmi dapat dibaca di Bursa Efek Indonesia.
Artikel ini bersifat informasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Perdagangan berjangka dan saham mengandung risiko.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan saham HSC dikeluarkan dari IHSG?
Saham berkategori High Shareholding Concentration dikecualikan dari perhitungan IHSG mulai 2 November 2026, sesuai pengumuman BEI pada 22 Oktober 2026.
Apa perubahan jadwal evaluasi IHSG?
Evaluasi bergeser ke Januari, April, Juli, dan Oktober, dengan hasil berlaku pada hari bursa pertama Februari, Mei, Agustus, dan November.
Apakah metode perhitungan IHSG berubah?
Tidak. IHSG tetap menggunakan kapitalisasi pasar yang disesuaikan free float dengan batas bobot maksimal per saham. Yang berubah adalah saham yang dihitung dan jadwal evaluasinya.
