Pemilu sela Amerika Serikat pada Selasa, 3 November 2026, memperebutkan 35 dari 100 kursi Senat, seluruh 435 kursi DPR, dan 36 jabatan gubernur.
Menurut pasar prediksi Polymarket menjelang pemilu, peluang Partai Demokrat menguasai Senat sekitar 69% dan DPR sekitar 94%, sehingga skenario Demokrat menguasai kedua kamar diperkirakan sekitar 70%. Hasil pemilu dapat memengaruhi arah kebijakan fiskal, defisit anggaran, yield obligasi, dan dolar AS. Hasil awal biasanya mulai terlihat pada Rabu pagi WIB.

Apa yang Diperebutkan dalam Pemilu Sela?
Pemilu sela diadakan di tengah masa jabatan presiden. Selain 35 kursi Senat, yang terdiri dari 22 kursi milik Partai Republik dan 13 milik Partai Demokrat, seluruh kursi DPR dipilih ulang. Pemilih juga memilih 36 gubernur dan sejumlah pejabat negara bagian. Beberapa negara bagian dengan persaingan Senat ketat yang dipantau antara lain Alaska, Iowa, Kansas, Maine, Ohio, Texas, dan North Carolina.
Apa Skenario yang Dipertimbangkan Pasar?
| Skenario | Peluang (pasar prediksi) |
|---|---|
| Demokrat menguasai DPR dan Senat | sekitar 70% |
| DPR Demokrat, Senat Republik | sekitar 24% |
| Republik menguasai keduanya | sekitar 7% |
Pasar prediksi bukan jaminan hasil, tetapi memberi gambaran ekspektasi yang sudah tercermin di harga aset. Jika hasil sesuai perkiraan, reaksi pasar cenderung terbatas. Kejutan, misalnya Republik mempertahankan Senat dengan selisih besar, bisa memicu pergerakan lebih tajam.
Bagaimana Pemilu Memengaruhi Dolar dan Yield?

Jika Kongres dikuasai partai yang berbeda dari presiden, kebijakan fiskal besar cenderung lebih sulit disahkan. Dalam kondisi pemerintahan terbagi, pasar biasanya memperkirakan defisit tidak melebar drastis, sehingga yield obligasi relatif stabil. Sebaliknya, jika muncul kekhawatiran belanja besar atau pemotongan pajak tanpa pendanaan, yield jangka panjang bisa naik dan dolar bergerak tidak menentu. Yield Treasury 10 tahun saat ini sekitar 4,93–4,95% dan yield 30 tahun sekitar 5,33%. Pembahasan kurva yield ada di kurva yield curam dan bear steepening.
Departemen Keuangan AS juga akan mengumumkan rencana penerbitan utang kuartalan (quarterly refunding) pada Rabu, 4 November. Perubahan ukuran lelang obligasi bisa menambah dampak pemilu terhadap yield.
Bagaimana dengan Geopolitik dan Minyak?
Presiden Trump menyatakan tidak akan melakukan serangan baru terhadap Iran sebelum pemilu, tetapi membuka kemungkinan setelahnya. Karena itu, pasar minyak juga mencermati periode pasca-pemilu. Brent sempat naik di atas US$117 pada akhir Oktober sebelum turun ke sekitar US$110 pada 2 November setelah sinyal diplomasi. Risiko eskalasi setelah pemilu menjadi salah satu alasan volatilitas tetap tinggi.
Bagaimana Dampaknya ke Saham?
Sektor yang sensitif terhadap kebijakan, seperti kesehatan, energi, dan pertahanan, sering bergerak setelah hasil pemilu. Pasar saham juga sedang tertekan setelah S&P 500 turun 1,8% pada 30 Oktober. Hasil pemilu yang mengurangi ketidakpastian dapat membantu pemulihan, sedangkan hasil yang diperdebatkan atau penghitungan yang berlarut-larut bisa menambah tekanan.
Apa Dampaknya bagi Indonesia?
Pergerakan dolar dan yield AS memengaruhi rupiah dan arus dana asing. Jika yield AS naik setelah pemilu, tekanan pada rupiah yang sudah berada di sekitar Rp18.149 per dolar bisa bertambah. Sebaliknya, hasil yang menenangkan pasar dapat memberi ruang bagi mata uang negara berkembang. Pembahasan arus modal asing dan dampaknya ke rupiah ada di isu MSCI dan arus modal asing.
Kapan Hasil Diketahui dalam WIB?
Tempat pemungutan suara di AS tutup bertahap pada Selasa malam waktu setempat, yang setara Rabu pagi hingga siang WIB. Hasil awal untuk banyak kursi biasanya mulai diumumkan pada Rabu pagi, tetapi kursi yang ketat bisa memerlukan waktu lebih lama, bahkan beberapa hari, terutama jika ada surat suara pos yang harus dihitung.
Bagaimana Sejarah Reaksi Pasar terhadap Pemilu Sela?
Secara historis, pasar saham AS sering bergerak lebih tenang setelah pemilu sela karena ketidakpastian politik berkurang, apa pun hasilnya. Namun, setiap periode memiliki kondisi berbeda. Tahun ini, pemilu berlangsung di tengah suku bunga tinggi, inflasi di atas target, dan konflik Timur Tengah, sehingga faktor-faktor tersebut bisa lebih dominan dibanding hasil pemilu itu sendiri. Rekap tekanan pasar menjelang pemilu ada di rekap pasar 30 Oktober, sedangkan agenda RBA pada hari yang sama dibahas di RBA diperkirakan naik ke 4,85%.
Bagaimana Trader Menyikapinya?
- Kurangi ukuran posisi menjelang Rabu pagi WIB.
- Waspadai likuiditas tipis di sesi Asia saat hasil diumumkan.
- Jangan bereaksi pada hasil awal yang belum final.
- Perhatikan agenda lain pada pekan yang sama: RBA, BoE, dan data tenaga kerja AS.
Informasi resmi pemilu tersedia di Federal Election Commission, dan data yield di Departemen Keuangan AS.
Perdagangan saham, berjangka, dan forex berisiko tinggi. Artikel ini bersifat informasi, bukan rekomendasi beli atau jual. Keputusan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan pemilu sela AS 2026 digelar?
Selasa, 3 November 2026, waktu AS.
Berapa kursi yang diperebutkan dalam pemilu sela?
35 dari 100 kursi Senat, seluruh 435 kursi DPR, dan 36 jabatan gubernur.
Skenario apa yang paling diperkirakan pasar?
Demokrat menguasai DPR dan Senat, dengan peluang sekitar 70% menurut pasar prediksi.
Kapan hasil pemilu mulai terlihat dalam WIB?
Rabu pagi, 4 November 2026, meski kursi yang ketat bisa memakan waktu lebih lama.
Bagaimana pemilu memengaruhi rupiah?
Melalui pergerakan dolar dan yield AS; yield yang naik setelah pemilu bisa menambah tekanan pada rupiah.
