Pekan yang padat dengan keputusan bank sentral dibuka dengan pergerakan berlawanan. Bursa saham AS menguat dipimpin teknologi, sementara IHSG dan rupiah melemah. Harga minyak turun karena harapan meredanya ketegangan dengan Iran.

Pergerakan Aset Utama
| Aset | Posisi | Perubahan |
|---|---|---|
| IHSG | 5.373,09 | −1,22% |
| LQ45 | 542 | −0,89% |
| S&P 500 | 7.676,80 | +0,70% |
| Nasdaq | 26.169,38 | +0,82% |
| Dow Jones | 52.361,52 | +0,28% |
| Rupiah (penutupan) | Rp18.135 per dolar AS | melemah |
| Brent | sekitar US$115 | turun |
| Emas spot | sekitar US$4.015 | naik sekitar 0,4% |
Indonesia: Seluruh Sektor Merah
IHSG dibuka di 5.442,30, sempat naik ke 5.453,65, lalu tertekan hingga 5.349,75 sebelum ditutup di 5.373,09. Seluruh indeks sektoral melemah, dengan penurunan terdalam di infrastruktur (−2,47%), energi (−2,36%), dan teknologi (−2,06%).
Saham LQ45 yang paling tertekan adalah WIFI (−6,73%), MDKA (−5,94%), dan MBMA (−5,85%), sementara UNVR (+1,79%), BBNI (+1,46%), dan AADI (+1,32%) justru menguat.
Rupiah ditutup di Rp18.135 per dolar AS, penutupan terlemah sejak Juni.
Amerika Serikat: Teknologi Memimpin
Wall Street menguat setelah perusahaan AI Anthropic mengajukan IPO di Nasdaq dengan kode ANT. Saham Range Resources melonjak setelah EQT sepakat mengakuisisinya, sementara Tesla naik sekitar 6% setelah Barclays menaikkan rekomendasi. Rincian Wall Street pekan lalu ada di Wall Street sepekan.
Komoditas
- Minyak: Brent turun dari sekitar US$117 karena Arab Saudi, Turki, dan Pakistan bertemu pejabat Iran untuk membuka jalur negosiasi.
- Emas: memantul ke sekitar US$4.015 setelah anjlok 4% pada pekan sebelumnya.
- Perak: di sekitar US$54 per ons, turun hampir 16% dalam sebulan.
Agenda Berikutnya
| Waktu (WIB) | Agenda |
|---|---|
| Rabu 28 Okt, 20.45 | Keputusan Bank of Canada |
| Kamis 29 Okt, 01.00 | Keputusan FOMC |
| Kamis 29 Okt, 19.30 | PDB AS kuartal III dan PCE |
| Kamis 29 Okt, 20.15 | Keputusan ECB |
| Jumat 30 Okt | Keputusan Bank of Japan |
Agenda lengkap hingga awal November dibahas di agenda pasar 26 Oktober–5 November. Data perdagangan BEI tersedia di idx.co.id.
Artikel ini bersifat informasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Perdagangan berjangka dan saham mengandung risiko.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana pergerakan IHSG pada 26 Oktober 2026?
IHSG ditutup turun 1,22% ke 5.373,09 dengan seluruh sektor melemah, terutama infrastruktur, energi, dan teknologi.
Bagaimana Wall Street pada 26 Oktober 2026?
Wall Street menguat: S&P 500 naik 0,70% ke 7.676,80, Nasdaq naik 0,82%, dan Dow Jones naik 0,28%.
Berapa rupiah pada 26 Oktober 2026?
Rupiah ditutup di Rp18.135 per dolar AS, posisi penutupan terlemah sejak Juni.
