Bursa saham Asia dibuka melemah pada Senin, 2 November 2026, melanjutkan aksi jual saham teknologi di Wall Street: KOSPI turun 1,6% ke 5.637,77, Topix turun 0,7%, ASX 200 turun 0,3% ke 8.878,70, dan indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,4%.
Bursa Korea Selatan paling tertekan karena bobot besar saham semikonduktor dan teknologi. Sentimen dibebani penurunan Nasdaq 2,9% pada Jumat setelah Intel dan AMD anjlok, serta kekhawatiran suku bunga AS yang tetap tinggi.

Mengapa KOSPI Turun Paling Dalam?
Indeks KOSPI didominasi saham produsen cip memori dan perangkat elektronik. Ketika saham semikonduktor AS jatuh, investor global cenderung mengurangi eksposur ke sektor yang sama di Asia. Penurunan Intel sekitar 28,6% dan AMD 10,9% pada Jumat memicu kekhawatiran terhadap permintaan dan margin industri cip. KOSPI juga sempat naik tinggi tahun ini, sehingga lebih rentan terhadap aksi ambil untung. Mekanisme pengaman bursa saat terjadi penurunan tajam dibahas di sidecar dan circuit breaker.
Bagaimana Bursa Jepang?
Topix turun 0,7%, sementara Nikkei 225 sebelumnya ditutup di sekitar 63.290 pada Jumat. Bursa Jepang menghadapi dua faktor: aksi jual teknologi global dan pergerakan yen. Yen berada di sekitar 157,7 per dolar AS setelah Menteri Keuangan Satsuki Katayama memperingatkan pemerintah siap bertindak terhadap pelemahan yen yang berlebihan. Yield obligasi pemerintah Jepang 10 tahun juga sempat mencapai 3,14%, tertinggi dalam sekitar 30 tahun bulan ini. Pasar Jepang libur pada Selasa, 3 November, untuk Hari Kebudayaan.
Bagaimana Bursa Tiongkok dan Hong Kong?

Hang Seng ditutup di sekitar 23.294 pada Jumat. Sentimen di Tiongkok dibebani PMI manufaktur resmi Oktober yang turun ke 49,3, kembali ke wilayah kontraksi, dan PMI nonmanufaktur 49,7. Pasar juga memantau sidang Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional pada 2–6 November, yang agendanya tidak memuat kebijakan fiskal baru seperti perubahan kuota utang. Bank sentral Tiongkok juga beralih ke suku bunga kebijakan overnight, sehingga yuan offshore menjadi perhatian.
Bagaimana Bursa Australia?
ASX 200 turun 0,3% ke 8.878,70 menjelang keputusan Reserve Bank of Australia pada Selasa. Pasar memperkirakan RBA menaikkan suku bunga ke 4,85%, level tertinggi sejak 2008. Suku bunga yang lebih tinggi bisa membebani saham properti dan konsumen, tetapi mendukung margin perbankan.
Bagaimana dengan IHSG?
IHSG memulai November setelah turun 16,70% sepanjang Oktober ke 5.057,05. Sentimen domestik mendapat dukungan dari PMI manufaktur yang naik ke 54 dan surplus perdagangan September US$3,36 miliar, tetapi arus dana asing dan rupiah di sekitar Rp18.149 per dolar AS tetap menjadi penentu utama.
Mengapa Bursa Asia Mudah Terpengaruh Wall Street?
Investor global sering memperlakukan pasar Asia sebagai satu kelompok risiko. Ketika saham AS turun tajam, dana besar menyesuaikan alokasi di banyak pasar sekaligus. Selain itu, banyak perusahaan Asia menjadi pemasok bagi perusahaan teknologi AS, sehingga kabar buruk dari pelanggan besar langsung memengaruhi prospek pemasok. Laporan keuangan perusahaan Asia seperti Toyota, Sony, dan bank-bank Singapura pekan ini akan menjadi pembanding penting.
Apa yang Perlu Dipantau Pekan Ini?
| Hari | Agenda |
|---|---|
| Selasa 3 Nov | RBA; pemilu sela AS; libur Jepang |
| Rabu 4 Nov | Hasil awal pemilu AS (pagi WIB); ISM jasa AS |
| Kamis 5 Nov | Bank of England; laporan Toyota dan Sony |
| Jumat 6 Nov | Data tenaga kerja AS |
Hasil pemilu sela AS diperkirakan mulai terlihat pada Rabu pagi WIB, saat sesi Asia berlangsung, sehingga volatilitas bursa Asia bisa meningkat.
Bagaimana Kaitannya dengan Data Tiongkok?
Selain aksi jual teknologi, bursa Asia juga dibebani data Tiongkok yang lemah. PMI manufaktur resmi turun ke 49,3, menandakan aktivitas pabrik menyusut. Karena banyak negara Asia memasok bahan baku dan komponen ke Tiongkok, data ini memengaruhi prospek ekspor kawasan. Analisis lengkapnya ada di PMI Tiongkok Oktober 2026 turun ke 49,3. Bagi investor regional, kombinasi tekanan teknologi AS dan perlambatan Tiongkok menjadi alasan untuk lebih selektif memilih saham dan sektor. Sektor defensif seperti kesehatan dan kebutuhan pokok biasanya lebih tahan dalam kondisi seperti ini. Meski begitu, sektor defensif juga bisa turun saat aksi jual terjadi secara luas dan menyeluruh.
Apa Pelajaran bagi Investor?
Penurunan bursa Asia menunjukkan pentingnya diversifikasi lintas sektor dan negara. Investor yang terlalu terkonsentrasi di saham teknologi atau satu bursa lebih rentan. Pembahasan saham penggerak Wall Street sebelumnya ada di saham penggerak Wall Street 28 Oktober.
Data resmi bursa tersedia di Korea Exchange dan Japan Exchange Group.
Perdagangan saham, berjangka, dan forex berisiko tinggi. Artikel ini bersifat informasi, bukan rekomendasi beli atau jual. Keputusan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa yield obligasi Jepang 10 tahun bulan ini?
Sempat mencapai 3,14%, tertinggi dalam sekitar 30 tahun.
Berapa penurunan KOSPI pada 2 November 2026?
Sekitar 1,6% ke 5.637,77 pada pembukaan.
Mengapa KOSPI turun paling dalam?
Karena bobot besar saham semikonduktor dan teknologi yang tertekan setelah Intel dan AMD anjlok di AS.
Kapan bursa Jepang libur pekan ini?
Selasa, 3 November 2026, untuk Hari Kebudayaan.
Berapa PMI manufaktur resmi Tiongkok Oktober 2026?
49,3, turun dari 50,1 dan kembali ke wilayah kontraksi.
Kapan hasil pemilu sela AS mulai terlihat dalam WIB?
Diperkirakan Rabu pagi, 4 November 2026.
