Lonjakan harga minyak sepanjang 2026 diperkirakan tercermin dalam laba raksasa energi. Empat perusahaan minyak terbesar dunia melaporkan kinerja kuartal III pekan ini, dengan perkiraan laba per saham (EPS) yang jauh di atas tahun lalu.

Jadwal dan Perkiraan
| Perusahaan | Jadwal | Perkiraan EPS | EPS tahun lalu |
|---|---|---|---|
| Shell | Kamis 29 Okt, sebelum pasar buka | US$3,25 | US$1,86 |
| ExxonMobil | Jumat 30 Okt, sebelum pasar buka | US$3,96 | US$1,88 |
| Chevron | Jumat 30 Okt | US$4,78 | US$1,85 |
| BP | Jumat 30 Okt, sebelum pasar buka | US$2,57 | US$0,85 |
Sebagai pembanding, EPS disesuaikan ExxonMobil pada kuartal II tercatat US$3,52. Perusahaan kilang seperti Phillips 66 juga melapor pekan ini, dengan perkiraan EPS US$12,02 dibanding US$2,52 tahun lalu.
Mengapa Laba Melonjak?
- Harga minyak tinggi. Brent ditutup di atas US$116 per barel pada 23 Oktober, tertinggi sejak Mei, akibat konflik di Timur Tengah. Latar belakangnya dibahas di Brent US$112,96 dan serangan Houthi.
- Harga gas internasional melonjak, terutama di Eropa dan Asia. Lihat harga gas TTF vs Henry Hub.
- Margin kilang juga terdorong oleh gangguan pasokan produk bahan bakar.
Yang Perlu Diperhatikan
- Rencana pembagian dividen dan pembelian kembali saham. Laba besar biasanya diikuti peningkatan pengembalian kepada pemegang saham.
- Panduan produksi dan belanja modal.
- Asumsi harga minyak ke depan. Jika konflik mereda dan harga minyak turun, laba kuartal berikutnya bisa ikut turun.
- Risiko kebijakan, seperti pajak keuntungan tak terduga (windfall tax) di beberapa negara.
Saham Energi sebagai Lindung Nilai
Saat harga minyak naik, saham energi sering bergerak berlawanan dengan saham teknologi. Itulah sebabnya sebagian investor memakai saham energi untuk menyeimbangkan portofolio. Namun saham energi juga sangat bergantung pada harga minyak, sehingga bisa turun tajam saat harga minyak berbalik.
Skenario harga minyak ke depan dibahas di skenario minyak di atas US$100. Cara membaca laporan keuangan dijelaskan di cara membaca laporan keuangan emiten AS.
Laporan resmi tersedia di ExxonMobil Investor Relations.
Artikel ini bersifat informasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Perdagangan berjangka dan saham mengandung risiko.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan ExxonMobil dan Chevron melaporkan kinerja?
ExxonMobil dan Chevron dijadwalkan melaporkan kinerja kuartal III 2026 pada Jumat 30 Oktober.
Berapa perkiraan EPS ExxonMobil kuartal III 2026?
Konsensus memperkirakan EPS ExxonMobil US$3,96, lebih dari dua kali lipat EPS US$1,88 pada kuartal III 2025.
Kenapa laba perusahaan minyak naik tajam?
Harga minyak dan gas melonjak akibat konflik di Timur Tengah, sementara margin kilang juga terdorong gangguan pasokan bahan bakar.
