Penawaran trading forex, emas, indeks, dan kripto mudah ditemukan di media sosial. Sayangnya, tidak semuanya legal. Satgas PASTI menghentikan 240 penawaran investasi ilegal pada Januari–Juli 2026, seperti dibahas di Satgas PASTI dan ciri investasi bodong.
Berikut tujuh langkah memeriksa legalitas sebelum menyetor dana.

1. Pastikan Jenis Produknya
Tentukan dulu produk yang akan diperdagangkan, karena pengawasnya berbeda:
- Kontrak berjangka komoditas (misalnya emas, minyak): Bappebti.
- Aset kripto dan derivatif beraset dasar efek: OJK.
- Derivatif pasar uang dan valas (PUVA): Bank Indonesia.
Penjelasan lengkapnya di peta pengawas perdagangan berjangka dan derivatif.
2. Cek Izin di Situs Resmi Otoritas
Cari nama perusahaan di daftar resmi pada situs Bappebti, OJK, atau BI. Jangan hanya percaya pada logo atau nomor izin yang ditampilkan di situs atau iklan penawar, karena bisa saja dipalsukan.
3. Cocokkan Nama Badan Hukum
Pastikan nama badan hukum (PT) di daftar resmi sama persis dengan nama di perjanjian dan rekening penerima dana. Banyak penipu memakai nama merek mirip perusahaan resmi.
4. Periksa Alamat dan Domain Resmi
Bandingkan alamat kantor dan situs web dengan data resmi. Waspadai domain yang mirip, aplikasi yang tidak tersedia di toko aplikasi resmi, atau komunikasi yang hanya lewat aplikasi pesan.
5. Pastikan Dana Masuk ke Rekening Terpisah
Pialang berjangka yang berizin menempatkan dana nasabah di rekening terpisah (segregated account) atas nama perusahaan untuk kepentingan nasabah, bukan rekening pribadi. Jangan pernah mentransfer dana ke rekening perorangan.
6. Baca Perjanjian dan Dokumen Risiko
Pihak berizin wajib memberikan dokumen pemberitahuan risiko dan perjanjian nasabah. Pahami ketentuan margin, biaya, dan prosedur penarikan dana. Konsep margin dijelaskan di margin call dan stop out.
7. Cek Daftar Peringatan dan Tanda Bahaya
Periksa apakah nama perusahaan masuk daftar entitas ilegal yang diumumkan otoritas. Waspadai tanda bahaya berikut:
- Janji keuntungan pasti atau tetap setiap bulan.
- Skema “dikelola” atau robot trading dengan bagi hasil tetap.
- Bonus besar untuk merekrut anggota baru.
- Tekanan untuk segera menyetor dana.
- Kesulitan saat ingin menarik dana.
Jika Ragu atau Menjadi Korban
- Hubungi Kontak OJK 157 untuk konsultasi produk jasa keuangan.
- Laporkan ke otoritas yang mengawasi produk tersebut.
- Simpan semua bukti transfer, percakapan, dan dokumen.
Pentingnya transparansi dalam hubungan pialang dan nasabah juga dibahas di kepercayaan jadi senjata utama broker. Informasi resmi tentang pialang berjangka tersedia di situs Bappebti dan informasi produk jasa keuangan di OJK.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara cek legalitas pialang berjangka?
Pastikan jenis produknya, cek izin di situs resmi Bappebti, OJK, atau BI sesuai produk, cocokkan nama badan hukum, periksa domain resmi, pastikan dana masuk rekening terpisah atas nama perusahaan, baca perjanjian, dan cek daftar peringatan.
Apakah boleh transfer dana trading ke rekening pribadi?
Tidak. Pialang berjangka berizin menempatkan dana nasabah di rekening terpisah atas nama perusahaan, bukan rekening perorangan.
Apa ciri penawaran trading ilegal?
Ciri umumnya antara lain janji keuntungan pasti, skema dikelola atau robot trading dengan bagi hasil tetap, bonus perekrutan anggota, tekanan untuk segera menyetor dana, dan kesulitan menarik dana.
