Pekan ketiga Oktober 2026 menjadi salah satu periode paling bergejolak tahun ini. Dimulai dengan IHSG anjlok 11,57% pada 16 Oktober akibat usulan reklasifikasi MSCI, pekan ini ditutup dengan pemulihan bertahap di pasar saham, harga minyak yang terus naik, dan emas yang justru tertekan.

Ringkasan Aset Utama
| Aset | Posisi terakhir | Catatan |
|---|---|---|
| IHSG | 5.446,74 (sesi I, 23 Okt) | Naik sekitar 5% dari 5.185,11 (16 Okt) |
| Rupiah | Rp18.060/US$ (tutup 22 Okt) | Melemah 0,21% |
| Minyak Brent | US$112,96/barel (23 Okt pagi) | Tertinggi sejak awal Mei |
| Minyak WTI | US$98,12/barel (23 Okt pagi) | Turun tipis |
| Emas spot | US$4.024,44/ons (tutup 22 Okt) | Turun 2,82%, terendah sejak Agustus |
| Emas Antam | Rp2.540.000/gram (23 Okt) | Turun Rp10.000 |
IHSG: Pemulihan Bertahap
Setelah guncangan 16 Oktober, IHSG naik beruntun: 5.278,89 (20 Okt), 5.328,36 (21 Okt), 5.387,91 (22 Okt), dan 5.446,74 pada akhir sesi I 23 Oktober (+1,09%). Pada sesi I, indeks sempat menyentuh 5.452,77.
Penopangnya antara lain pembelian saham oleh Danantara, program buyback emiten BUMN, serta kebijakan BEI yang akan mengeluarkan saham HSC dari IHSG mulai 2 November. Penjelasannya di saham HSC keluar dari IHSG.
Namun, IHSG masih turun lebih dari 37% sepanjang 2026.
Minyak: Ketegangan Laut Merah dan Teluk
Brent naik sekitar 4% pada Kamis ke level tertinggi sejak awal Mei, setelah serangan Houthi ke sasaran di Arab Saudi. Saudi Aramco memerintahkan evakuasi kantor pusatnya di Dhahran. Rinciannya di Brent US$112,96.
Emas: Tertekan Suku Bunga
Emas spot turun 2,82% ke US$4.024,44 pada 22 Oktober, menembus support US$4.073. Lonjakan minyak memperkuat kekhawatiran inflasi, sehingga pasar makin yakin The Fed menaikkan suku bunga pada Desember. Imbal hasil US Treasury 10 tahun bertahan di atas 5%. Lihat emas terendah sejak Agustus.
Wall Street: Saham Teknologi Dilanda Aksi Jual
Nasdaq anjlok 2,60% pada 22 Oktober, terdalam sejak Juni, di tengah keraguan atas belanja kecerdasan buatan. Lihat Nasdaq anjlok 2,6%.
Pekan Depan
Pasar akan menghadapi rapat The Fed, ECB, dan Bank of Japan, disusul pemilu sela AS dan tanggal efektif perubahan IHSG. Agenda lengkapnya ada di kalender pasar 26 Oktober–5 November.
Sebagai perbandingan, kondisi rupiah saat sempat mencetak rekor terlemah sebelumnya diulas di rupiah melemah ke level terendah baru. Data resmi perdagangan saham tersedia di Bursa Efek Indonesia.
Artikel ini bersifat informasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Perdagangan berjangka dan saham mengandung risiko.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa IHSG pada 23 Oktober 2026?
IHSG ditutup naik 1,09% ke 5.446,74 pada akhir sesi I 23 Oktober 2026, sekitar 5% di atas titik terendah 5.185,11 pada 16 Oktober.
Kenapa harga emas turun pekan ini?
Emas tertekan karena lonjakan harga minyak memperkuat kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, sementara imbal hasil US Treasury 10 tahun bertahan di atas 5%.
Berapa harga minyak Brent pada 23 Oktober 2026?
Brent berada di US$112,96 per barel pada awal perdagangan Asia 23 Oktober 2026, setelah naik sekitar 4% ke level tertinggi sejak awal Mei.
