Rabu, 28 Oktober 2026 menjadi hari tersibuk pekan ini: The Fed menahan suku bunga di 3,75%–4,00% dengan voting 10–2, Bank of Canada menaikkan suku bunga ke 2,5%, dan anggaran Inggris dirilis tanpa kejutan besar. Di dalam negeri, IHSG naik 0,31% ke 5.282,31 berkat beli bersih asing, sementara rupiah ditutup di sekitar Rp18.175–18.184 per dolar AS, yang menurut sebagian data merupakan rekor penutupan terlemah.
Rekap pasar ini merangkum hasil setiap peristiwa, reaksi aset utama, dan hal yang perlu diperhatikan trader pada sisa pekan.

Apa Saja yang Terjadi pada Rabu Super?
| Waktu (WIB) | Peristiwa | Hasil |
|---|---|---|
| 07.30 | CPI Australia kuartal III | Inti 3,7% y/y, di atas perkiraan |
| 08.00 | RBNZ | Tahan 2,75%, voting 4–3 |
| sekitar 19.30 | Anggaran Inggris | Ruang fiskal turun ke sekitar £15 miliar |
| 20.45 | Bank of Canada | Naik 25 bps ke 2,5% |
| 01.00 (Kamis) | The Fed | Tahan 3,75%–4,00%, voting 10–2 |
Hasil CPI Australia dan RBNZ dibahas di CPI Australia 3,7% dan RBNZ tahan suku bunga. Jadwal awalnya ada di agenda Rabu super.
Bagaimana Keputusan The Fed?
The Fed menahan suku bunga, tetapi dua anggota, Gubernur Lisa Cook dan Presiden Fed Cleveland Beth Hammack, memilih kenaikan 25 basis poin. Pernyataan resmi menaikkan penilaian aktivitas ekonomi dari “solid” menjadi “kuat” dan menyebut inflasi masih tinggi. The Fed juga mengumumkan akan mengurangi jumlah rapat kebijakan mulai 2027, dengan rincian jadwal yang belum diumumkan lengkap.
Setelah rapat, pasar memperkirakan peluang kenaikan pada 9 Desember sekitar 85%. Sejumlah analis, antara lain dari Goldman Sachs Asset Management, Natixis, dan Northlight, memperkirakan kenaikan Desember. Analis Corpay justru menilai dua dissent lebih sedikit dari perkiraan tiga hingga empat, sehingga hasil rapat dianggap sedikit lebih lunak dari yang ditakutkan.
Bagaimana Reaksi Obligasi dan Dolar?

| Aset | Penutupan 28 Okt | Perubahan |
|---|---|---|
| Treasury 2 tahun | 4,731% | turun kurang dari 1 bp |
| Treasury 10 tahun | 5,044% | +5,2 bps |
| Treasury 30 tahun | 5,360% | +5,6 bps |
| Indeks dolar (DXY) | 102,16 | −0,16% |
| Emas berjangka Desember | US$4.051,60 | −0,53% |
| Minyak WTI | US$102,78 | +2,88% |
Yield jangka panjang naik sementara jangka pendek relatif stabil. Kondisi ini disebut bear steepening, yaitu kurva yield yang menjadi lebih curam karena tenor panjang naik lebih cepat. Penyebab umumnya adalah kekhawatiran inflasi dan kebutuhan pembiayaan pemerintah dalam jangka panjang.
Bagaimana Keputusan Bank of Canada?
Bank of Canada menaikkan suku bunga ke 2,5% dan menyatakan kenaikan lanjutan mungkin diperlukan, meski akan dilakukan dengan hati-hati. Bank sentral memproyeksikan inflasi naik ke sekitar 3,5% pada akhir 2026 dan pertumbuhan hanya 1% pada 2026. Dolar Kanada disebut berada di sekitar 71 sen dolar AS. Keputusan berikutnya dijadwalkan 9 Desember 2026.
Apa Isi Anggaran Inggris?
Anggaran yang disampaikan Menteri Keuangan Inggris memuat bantuan tagihan energi, kenaikan pungutan tambahan perbankan, dan pendanaan pertahanan. Office for Budget Responsibility (OBR) memangkas ruang fiskal dari sekitar £23,6 miliar menjadi £15 miliar pada 2030 dan memperkirakan inflasi rata-rata 3,5% pada 2027. Yield gilt 10 tahun berada di sekitar 5,31%–5,33% setelah pidato dan dinilai tidak bereaksi berlebihan. Rinciannya dibahas di anggaran Inggris 2026: poin penting dan reaksi pasar.
Bagaimana Pasar Saham?

| Indeks | Penutupan | Perubahan |
|---|---|---|
| S&P 500 | 7.743,98 | +0,28% |
| Nasdaq | 26.549,85 | +0,27% |
| Dow Jones | 52.475,10 | +0,19% |
| Russell 2000 | 2.830,51 | +0,41% |
| IHSG | 5.282,31 | +0,31% |
Setelah penutupan, Alphabet turun sekitar 10% karena kinerja meleset, sementara Microsoft naik sekitar 4% berkat Azure yang tumbuh 48%. Di Indonesia, asing mencatat beli bersih sekitar Rp664,24 miliar, dengan BBCA sebagai saham yang paling banyak dibeli.
Mengapa Rupiah Tetap Melemah?
Rupiah ditutup di sekitar Rp18.175–18.184 per dolar AS. Bank Indonesia menyebut ketidakpastian penyelesaian konflik Timur Tengah sebagai pemicu utama. Faktor lain adalah harga minyak yang tinggi, kekhawatiran terkait MSCI, dan kebutuhan valas akhir bulan.
Apa yang Perlu Dipantau Selanjutnya?
| Waktu | Peristiwa |
|---|---|
| Kamis 29 Okt, 19.30 WIB | PDB kuartal III dan PCE AS |
| Kamis 29 Okt, 20.15 WIB | Keputusan ECB |
| Jumat 30 Okt | Keputusan Bank of Japan |
| Jumat 6 Nov | Data tenaga kerja AS |
Pratinjau data PDB dan PCE ada di preview PDB AS kuartal III, dan agenda ECB serta BoJ di agenda Kamis–Jumat 29–30 Oktober.
Pelajaran bagi Trader
- Keputusan yang sesuai perkiraan tetap bisa menggerakkan pasar melalui voting dan bahasa pernyataan.
- Perhatikan kurva yield, bukan hanya satu tenor.
- Banyak peristiwa dalam satu hari meningkatkan risiko spread melebar dan slippage. Cara menghadapinya dibahas di cara trading kejutan bank sentral.
Pernyataan resmi tersedia di Federal Reserve dan Bank of Canada.
Artikel ini bersifat informasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Perdagangan berjangka dan saham mengandung risiko.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa keputusan The Fed pada 28 Oktober 2026?
The Fed menahan suku bunga di 3,75%–4,00% dengan voting 10–2. Lisa Cook dan Beth Hammack memilih kenaikan 25 basis poin.
Berapa suku bunga Bank of Canada setelah 28 Oktober 2026?
Bank of Canada menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 2,5% dan menyatakan kenaikan lanjutan mungkin diperlukan.
Bagaimana reaksi yield Treasury setelah FOMC?
Yield 10 tahun naik sekitar 5 basis poin ke 5,044% dan 30 tahun ke 5,360%, sementara yield 2 tahun relatif stabil di 4,731%.
Berapa penutupan IHSG pada 28 Oktober 2026?
IHSG naik 0,31% ke 5.282,31 dengan beli bersih asing sekitar Rp664,24 miliar.
Apa itu bear steepening?
Bear steepening adalah kondisi ketika yield jangka panjang naik lebih cepat daripada yield jangka pendek, sehingga kurva yield menjadi lebih curam.
