Nikkei anjlok sekitar 3% dan KOSPI turun 1,6% pada 4 November 2026, sementara indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5%, setelah hasil awal pemilu sela AS menekan futures saham teknologi. Bursa Asia sempat naik di awal perdagangan sebelum berbalik turun.
Pasar Jepang baru kembali dari libur Hari Kebudayaan pada 3 November, sehingga Nikkei juga mengejar pergerakan pasar global sehari sebelumnya.

Mengapa Nikkei Turun Tajam?
Saat Jepang libur pada 3 November, KOSPI dan indeks Taiwan masing-masing anjlok 3,59% karena aksi jual saham teknologi. Ketika bursa Jepang kembali buka, investor menyesuaikan harga dengan penurunan regional tersebut. Ditambah tekanan futures Nasdaq yang turun 1,8% setelah hasil awal pemilu, Nikkei turun sekitar 3%. Pergerakan KOSPI sebelumnya dibahas di KOSPI anjlok 1,6% ke 5.637.
Bagaimana Hasil Pemilu Memengaruhi Asia?

Sejumlah media AS memproyeksikan Partai Demokrat merebut DPR, sementara Senat masih ketat. Pasar memperkirakan stimulus fiskal yang lebih terbatas dan potensi regulasi teknologi yang lebih ketat. Kekhawatiran ini menekan saham teknologi global, termasuk di Asia yang banyak memiliki perusahaan semikonduktor dan elektronik.
Bagaimana Pengaruh Yen?
Dolar melemah 0,32% terhadap sekeranjang mata uang. Yen yang lebih kuat biasanya menekan saham eksportir Jepang karena pendapatan luar negeri bernilai lebih kecil dalam yen. Kombinasi yen yang menguat dan sentimen teknologi yang lemah memperberat Nikkei.
| Pasar | 3 November | 4 November pagi |
|---|---|---|
| Nikkei | Libur | Sekitar −3% |
| KOSPI | −3,59% | −1,6% |
| Taiwan | −3,59% | — |
| IHSG | −3,78% | Dibuka −0,41% |
Bagaimana Dampaknya ke IHSG?
IHSG dibuka turun 0,41% ke 4.884,16 pada 4 November setelah anjlok 3,78% sehari sebelumnya. Sentimen regional yang lemah menambah tekanan. Investor asing mencatat jual bersih Rp575 miliar pada 3 November, dengan BBRI paling banyak dijual.
Apa Kata Analis?
Tai Hui dari J.P. Morgan Asset Management di Hong Kong menilai pergerakan pasar baru-baru ini lebih disebabkan kekhawatiran terhadap kecerdasan buatan dibanding politik. Jesper Koll dari Monex di Tokyo menilai sentimen AI sudah negatif terlepas dari pemilu, dan memperkirakan pembuatan kebijakan AS tidak banyak berubah.
Bagaimana Sektor Teknologi Asia?
Korea Selatan dan Taiwan memiliki porsi besar saham semikonduktor dalam indeks. Kinerja AMD yang kuat, dengan pendapatan kuartal III rekor US$13,4 miliar, memberi sedikit dukungan, tetapi sentimen pemilu lebih dominan pada pagi 4 November. Laporan AMD dibahas di AMD cetak pendapatan kuartal III rekor US$13,4 miliar.
Bagaimana Peran Tiongkok?
Yuan melemah setelah bank sentral Tiongkok menaikkan giro wajib minimum valas ke 6%. PMI manufaktur swasta RatingDog Oktober berada di 52,0, sedikit turun dari 52,1 tetapi di atas perkiraan 51,6, sementara PMI resmi turun ke 49,3. Data yang beragam ini membuat sentimen terhadap Tiongkok tidak sepenuhnya negatif.
Apakah Penurunan Akan Berlanjut?
Michael Arone dari State Street mengingatkan bahwa reaksi berlebihan investor menjadi risiko terbesar. Charu Chanana dari Saxo menilai yield yang lebih rendah bisa memberi kelegaan, sehingga aksi jual awal belum tentu berlanjut. Arah berikutnya bergantung pada hasil akhir Senat dan data ekonomi AS.
Bagaimana Dampaknya ke Mata Uang Asia?
Dolar yang melemah membantu sebagian mata uang Asia. Rupiah dibuka menguat ke Rp18.132 per dolar. Namun, arus keluar dana dari saham Asia bisa menekan mata uang kawasan jika berlanjut.
Apa Arti bagi Trader?
Bursa Asia sering bereaksi pertama terhadap peristiwa besar di AS karena jam perdagangan. Trader indeks perlu memperhatikan futures AS dan libur pasar regional. Panduan gap harga ada di gap akhir pekan trading: risiko dan cara mengelola.
Bagaimana Pengaruh ke Investor Indonesia?
Investor Indonesia yang memiliki reksa dana Asia atau saham global akan merasakan dampak penurunan bursa regional. Diversifikasi ke berbagai kawasan dan aset membantu mengurangi risiko. Penurunan serentak menunjukkan bahwa korelasi antarpasar meningkat saat terjadi peristiwa besar.
Bagaimana Bank of Japan Menyikapi?
Bank of Japan menahan suku bunga di 1,25% pada akhir Oktober. Yen yang menguat dan pasar saham yang turun bisa membuat BoJ lebih berhati-hati menaikkan suku bunga. Pernyataan pejabat BoJ setelah libur patut dipantau.
Bagaimana Saham Eksportir Jepang?
Saham eksportir besar Jepang seperti produsen mobil dan elektronik sensitif terhadap kurs yen. Ketika yen menguat, laba luar negeri dalam yen menyusut, sehingga saham eksportir sering turun bersamaan. Pola ini memperbesar penurunan Nikkei saat dolar melemah.
Apa yang Perlu Dipantau?
- Hasil akhir kendali Senat AS.
- Pembukaan Wall Street pada 4 November.
- Arus dana asing di bursa Asia.
- Pergerakan yen dan yuan.
Data pasar tersedia di Japan Exchange Group dan Korea Exchange.
Perdagangan berjangka, forex, dan saham berisiko tinggi. Artikel ini bersifat informasi, bukan rekomendasi beli atau jual. Keputusan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa PMI RatingDog Tiongkok Oktober?
52,0, sedikit turun dari 52,1 tetapi di atas perkiraan 51,6.
Berapa penurunan Nikkei pada 4 November 2026?
Sekitar 3% setelah kembali dari libur.
Berapa penurunan KOSPI?
Turun 1,6% pada 4 November setelah anjlok 3,59% sehari sebelumnya.
Mengapa bursa Asia turun?
Karena hasil awal pemilu AS menekan futures saham teknologi dan Jepang mengejar penurunan regional.
Bagaimana IHSG pada 4 November?
Dibuka turun 0,41% ke 4.884,16.
Apa kata analis tentang penurunan ini?
Sebagian menilai kekhawatiran AI lebih dominan dibanding politik dan reaksi berlebihan menjadi risiko.
