Nano Labs & TradeUP Securities Tandatangani MoU untuk Dorong Tokenisasi Ekuitas AS

Nano Labs resmi bermitra dengan TradeUP Securities untuk mengembangkan ekuitas AS berbasis tokenisasi melalui saluran teregulasi. Kolaborasi ini membuka peluang efisiensi, akses pasar lebih luas, dan inovasi blockchain di sektor keuangan.

KabarPialang –  Nano Labs Ltd (NA), perusahaan teknologi yang berfokus pada infrastruktur Web3, kembali mencuri perhatian publik setelah mengumumkan kemitraan strategis dengan TradeUP Securities Inc. melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Langkah ini ditujukan untuk menghadirkan ekuitas AS yang ditokenisasi dengan tetap berada di bawah pengawasan hukum dan regulasi yang berlaku.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 120 juta dan saham yang terkoreksi lebih dari 40% sepanjang 2025, Nano Labs memilih untuk mengimbangi tekanan pasar dengan strategi ekspansi berbasis blockchain. Kolaborasi ini tidak hanya menjadi tonggak baru bagi Nano Labs, tetapi juga berpotensi mengubah cara investor global berinteraksi dengan aset keuangan.

Peran Strategis Masing-Masing Pihak

Dalam kerja sama ini, kedua perusahaan membawa keunggulannya masing-masing:

  • Nano Labs Ltd akan menyediakan solusi teknis berbasis Web3, mencakup infrastruktur blockchain, penerapan smart contract, serta komputasi berperforma tinggi.

  • TradeUP Securities sebagai perusahaan pialang teregulasi di AS, akan mendukung melalui layanan kustodian, kliring, dan penyelesaian transaksi saham.

Kombinasi antara keahlian blockchain Nano Labs dan kredibilitas regulasi TradeUP diyakini dapat menciptakan fondasi kuat bagi pasar ekuitas digital di masa depan.

Tokenisasi: Masa Depan Aset Finansial

Tokenisasi ekuitas bukan sekadar tren, melainkan transformasi fundamental di sektor keuangan. Dengan menghadirkan saham dalam bentuk token digital di blockchain, investor dapat menikmati berbagai keuntungan, seperti:

  1. Akses Lebih Luas – Investor global, termasuk ritel, dapat memperoleh akses ke aset yang sebelumnya sulit dijangkau.

  2. Efisiensi Transaksi – Teknologi blockchain mempercepat proses kliring dan penyelesaian transaksi.

  3. Transparansi & Keamanan – Setiap transaksi tercatat secara publik dan permanen di jaringan blockchain.

  4. Inovasi Produk – Membuka ruang bagi instrumen keuangan baru berbasis blockchain.

CEO Nano Labs, Dr. Kailong Cai, menegaskan bahwa tokenisasi adalah pintu menuju kasus penggunaan baru di pasar modal. Sementara itu, CEO TradeUP Securities, Lei Huang, menekankan komitmen pihaknya untuk memastikan perlindungan investor sekaligus kepatuhan pada regulasi AS.

Konteks Pasar: Tantangan & Peluang

Meski saham Nano Labs masih berfluktuasi—turun 11% dalam seminggu terakhir—perusahaan ini terus mengambil langkah berani. Data mencatat volatilitas harga yang signifikan, menandakan tantangan sekaligus peluang untuk menarik investor baru melalui inovasi.

Kemitraan dengan TradeUP bisa menjadi katalis positif bagi persepsi pasar. Dengan memanfaatkan tokenisasi, Nano Labs berupaya membangun narasi pertumbuhan jangka panjang meski saat ini menghadapi tekanan harga saham.

Agenda Perusahaan: Dari Tokenisasi hingga Ekspansi Finansial

Selain MoU dengan TradeUP Securities, Nano Labs juga mengumumkan sejumlah langkah besar dalam beberapa bulan terakhir:

  • Program At The Market (ATM): Menandatangani perjanjian dengan Maxim Group LLC untuk menjual saham biasa Kelas A, dengan target penghimpunan dana hingga USD 45 juta. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat cadangan aset kripto, riset, dan tujuan umum perusahaan.

  • Investasi di CEA Industries Inc.: Akuisisi 495.050 saham dengan harga USD 10,10 per saham serta warrant tambahan, menandakan ekspansi strategis Nano Labs di sektor industri terkait.

  • Penguatan Aset Kripto: Nano Labs kini memiliki 128.000 token BNB, senilai lebih dari USD 108 juta, sebagai bagian dari diversifikasi aset digitalnya.

  • Relokasi Listing: Perusahaan resmi berpindah dari Nasdaq Capital Market ke Nasdaq Global Market efektif 19 September 2025, untuk meningkatkan visibilitas dan kredibilitas di pasar internasional.

Implikasi Bagi Investor

Bagi investor global, langkah Nano Labs ini menandakan arah baru dalam ekosistem pasar modal. Tokenisasi bukan hanya strategi teknologi, tetapi juga bisa menjadi peluang bagi diversifikasi portofolio, terutama di era di mana aset digital mulai mendapat legitimasi regulasi.

Dengan kerja sama regulasi yang kuat melalui TradeUP Securities, investor dapat memiliki keyakinan lebih bahwa tokenisasi saham akan dilakukan dengan standar kepatuhan tertinggi.

Langkah Berani di Tengah Gejolak

Nano Labs dan TradeUP Securities telah menyalakan obor baru dalam perjalanan transformasi keuangan global. Meski kondisi pasar sedang tidak bersahabat, langkah menuju tokenisasi ekuitas ini membuktikan bahwa inovasi tetap menjadi strategi utama untuk bertahan dan berkembang.

Jika berhasil, kolaborasi ini bukan hanya akan menguntungkan Nano Labs, tetapi juga dapat menjadi model baru bagi integrasi blockchain dengan pasar modal tradisional.

Dengan kolaborasi ini, Nano Labs menunjukkan bahwa di tengah volatilitas, inovasi adalah kunci untuk menciptakan peluang baru.

Related Posts

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

PHK massal terjadi di perusahaan Eropa 2025 akibat ekonomi lesu. Simak daftar perusahaan dan dampaknya bagi tenaga kerja. KabarPialang – Perlambatan ekonomi yang melanda banyak negara di Eropa membuat sejumlah perusahaan…

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Inflasi Australia 2025 naik menjadi 3,8%, memicu kekhawatiran ekonomi. Simak dampak dan prediksi RBA menghadapi tekanan global. KabarPialang – Inflasi Australia 2025 menjadi salah satu topik ekonomi global yang paling disorot.…

One thought on “Nano Labs & TradeUP Securities Tandatangani MoU untuk Dorong Tokenisasi Ekuitas AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 2 views
PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 4 views
Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 4 views
Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 6 views
Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 5 views
Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 6 views
Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026