IHSG9.064▲ 0.35%
USD/IDR17.145▼ 0.12%
Emas$4.377▲ 0.79%
WTI$60.10▼ 0.26%
DXY104.22▼ 0.11%
Bisnis-27567.89▲ 0.44%
Berita Terkini Mon, 26 Oct 2026 · 16:25
Info Broker dan Analisa Forex Harian
Komoditas

Harga Gas Eropa Tertinggi Sejak 2022 sementara Gas AS Tetap Murah: Membaca Selisih TTF dan Henry Hub di Tengah Gangguan LNG Qatar

✍️ Redaksi KabarPialang 📅 Oktober 26, 2026 👁 1 views

Pasar gas alam dunia saat ini terbelah tajam. Harga gas acuan Eropa, TTF, diperdagangkan di atas €89 per MWh pada 19 Oktober 2026, tertinggi sejak Desember 2022. Harga LNG spot di Asia mencapai US$29,30 per MMBtu, tertinggi dalam hampir empat tahun.

Sebaliknya, harga gas AS di Henry Hub hanya sekitar US$3,07–3,12 per MMBtu.

Fakta kunci: Harga Gas Eropa Tertinggi Sejak 2022 sementara Gas AS Tetap Murah: Membaca Selisih TTF dan Henry Hub di Tengah Gangguan LNG Qatar
Perbandingan harga gas alam di tiga kawasan, pertengahan Oktober 2026.

Mengapa Eropa dan Asia Mahal?

  1. Gangguan pasokan LNG Qatar. Serangan Iran dilaporkan merusak sekitar 17% kapasitas LNG Qatar di Ras Laffan. Ekspor LNG Qatar hanya sekitar 1,6 juta ton pada September.
  2. Lalu lintas kapal tanker LNG di Selat Hormuz anjlok. Jalur ini penting bagi pasokan ke Asia dan Eropa. Perannya dibahas di chokepoint minyak dunia.
  3. Stok Eropa rendah. Pengisian gudang gas Uni Eropa sekitar 74,5% pada 17 Oktober, jauh di bawah rata-rata lima tahun sekitar 89%, menjelang musim dingin.

TTF kini sekitar 178% lebih tinggi dibanding sebelum perang, ketika harga ditutup di €31,51 pada 27 Februari.

Mengapa Gas AS Tetap Murah?

  • Produksi rekor, sekitar 113,3 miliar kaki kubik per hari pada Agustus–September.
  • Stok memadai, sekitar 3.567 miliar kaki kubik per 9 Oktober, sedikit di atas rata-rata lima tahun.
  • Kapasitas ekspor LNG penuh. Fasilitas LNG AS sudah beroperasi mendekati kapasitas, sehingga harga luar negeri yang tinggi tidak bisa menarik lebih banyak gas keluar dari AS.
  • Prakiraan musim dingin lebih hangat akibat El Niño kuat.

Proyeksi

AcuanProyeksiSumber
Henry Hub kuartal IV 2026US$3,30EIA
Henry Hub 2027US$3,16EIA
TTF kuartal IV 2026median €71/MWhEmpat bank
TTF akhir tahun (skenario risiko)€105/MWhGoldman Sachs

Dampak bagi Indonesia dan Pasar

  • Inflasi energi Eropa tetap tinggi, menambah dilema ECB.
  • Mata uang negara pengimpor energi, seperti euro dan yen, cenderung tertekan.
  • Indonesia sebagai eksportir LNG berpotensi diuntungkan dari harga ekspor yang tinggi, meski kebutuhan LPG impor tetap menjadi beban.

Skenario dampak energi mahal terhadap inflasi dan bank sentral dibahas di skenario minyak di atas US$100. Data resmi gas AS tersedia di U.S. Energy Information Administration.

Artikel ini bersifat informasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Perdagangan berjangka dan saham mengandung risiko.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa harga gas Eropa TTF saat ini?

Harga gas TTF Eropa diperdagangkan di atas €89 per MWh pada 19 Oktober 2026, tertinggi sejak Desember 2022.

Kenapa harga gas AS jauh lebih murah dari Eropa?

Produksi gas AS mencapai rekor, stok memadai, dan kapasitas ekspor LNG sudah penuh, sehingga harga luar negeri yang tinggi tidak banyak menarik gas keluar dari AS.

Apa penyebab lonjakan harga gas Eropa dan Asia?

Gangguan pasokan LNG Qatar akibat serangan di Ras Laffan, anjloknya lalu lintas tanker di Selat Hormuz, dan stok gas Eropa yang rendah menjelang musim dingin.

Redaksi KabarPialang
Redaksi KabarPialang