Harga emas dunia jatuh tajam. Emas spot ditutup turun 2,82% ke US$4.024,44 per ons pada Kamis, 22 Oktober 2026, level terendah sejak Agustus. Emas menembus area US$4.100 dan support US$4.073. Kontrak berjangka emas AS untuk Desember ditutup di sekitar US$4.060, turun sekitar 2,16%.
Di dalam negeri, harga emas Antam di Logam Mulia turun Rp10.000 menjadi Rp2.540.000 per gram pada Jumat, 23 Oktober.

Harga Emas di Dalam Negeri (23 Oktober 2026)
| Produk | Harga jual 1 gram | Perubahan |
|---|---|---|
| Antam (Logam Mulia) | Rp2.540.000 | −Rp10.000 |
| UBS (Pegadaian) | Rp2.524.000 | −Rp4.000 |
| Galeri24 (Pegadaian) | Rp2.499.000 | −Rp5.000 |
Dengan PPh 0,25%, harga emas Antam 1 gram menjadi sekitar Rp2.546.350.
Mengapa Emas Turun?
1. Lonjakan harga minyak. Ketegangan di Timur Tengah mendorong Brent ke level tertinggi sejak Mei. Minyak yang mahal memperkuat kekhawatiran inflasi. Lihat Brent US$112,96.
2. Ekspektasi kenaikan bunga The Fed. Inflasi AS September tercatat 3,7% (CPI) dan 6,3% (PPI). Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Desember sekitar 89%–94%.
3. Imbal hasil tinggi. Yield US Treasury 10 tahun bertahan di atas 5%. Emas tidak memberi bunga, sehingga kurang menarik saat imbal hasil obligasi tinggi.
4. Masa tenang The Fed. Pejabat The Fed memasuki blackout period menjelang FOMC 27–28 Oktober, sehingga pasar lebih banyak digerakkan data dan geopolitik.
Level Teknikal
| Jenis | Level |
|---|---|
| Resistance | US$4.103 · US$4.182 |
| Support | US$3.983 · US$3.942 |
Penurunan lanjutan dapat terjadi jika minyak terus naik, dolar menguat, dan imbal hasil tetap tinggi. Sebaliknya, pantulan teknikal bisa muncul jika minyak mereda atau ketegangan geopolitik memicu permintaan aset aman.
Paradoks Emas dan Geopolitik
Biasanya ketegangan geopolitik mendorong emas naik. Kali ini, efek tidak langsungnya lebih dominan: konflik menaikkan minyak, minyak menaikkan inflasi, inflasi mendorong suku bunga, dan suku bunga menekan emas. Hubungan antara emas dan minyak saat ini dibahas dalam skenario harga minyak dan bank sentral.
Kondisi berbeda terjadi pada awal 2026, ketika emas Antam sempat rebound kuat, seperti diulas di emas Antam rebound. Harga resmi harian tersedia di Logam Mulia.
Artikel ini bersifat informasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun. Perdagangan berjangka dan saham mengandung risiko.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa harga emas spot pada 22 Oktober 2026?
Emas spot ditutup turun 2,82% ke US$4.024,44 per ons pada 22 Oktober 2026, level terendah sejak Agustus.
Berapa harga emas Antam hari ini, 23 Oktober 2026?
Harga emas Antam 1 gram di Logam Mulia turun Rp10.000 menjadi Rp2.540.000 pada 23 Oktober 2026.
Kenapa emas turun padahal ada ketegangan geopolitik?
Ketegangan geopolitik menaikkan harga minyak, yang memperkuat kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Suku bunga dan imbal hasil yang tinggi menekan emas.
