Harga Emas Naik 0,2%, Pasar Wait and See Jelang Data AS

Harga emas dunia naik 0,2% seiring meredanya minat safe haven dan sikap wait and see investor menjelang rilis data ekonomi Amerika Serikat serta arah kebijakan suku bunga The Fed.

KabarPialang – Harga emas dunia mencatat penguatan terbatas pada awal pekan ini, meskipun kenaikannya terpangkas seiring meredanya ketegangan geopolitik global. Pergerakan tersebut terjadi setelah muncul kabar adanya kemajuan dalam perundingan penting antara Amerika Serikat dan Ukraina, yang mengurangi minat investor terhadap aset lindung nilai.

Pada perdagangan Senin (15/12), harga emas spot tercatat naik tipis sekitar 0,2% dan bertahan di level tinggi. Sementara itu, kontrak emas berjangka juga ditutup menguat dengan persentase yang sama. Meski menguat, laju kenaikan emas terlihat terbatas dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.

Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar yang mulai menyeimbangkan antara faktor geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter global.

Dampak Perundingan Ukraina-AS terhadap Permintaan Safe Haven

Kemajuan dalam dialog antara Amerika Serikat dan Ukraina menjadi salah satu faktor utama yang menekan permintaan emas sebagai aset safe haven. Ketika risiko geopolitik cenderung mereda, investor biasanya mengalihkan dana ke aset berisiko yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi, seperti saham atau mata uang tertentu.

Penurunan Minat Lindung Nilai

Emas selama ini dikenal sebagai instrumen pelindung nilai yang diminati saat terjadi ketidakpastian global, konflik geopolitik, maupun tekanan ekonomi. Namun, sinyal positif dari perundingan damai membuat sebagian pelaku pasar mengurangi kepemilikan emas mereka.

Analis pasar menilai bahwa sentimen geopolitik yang lebih kondusif mengurangi urgensi investor untuk berlindung di emas. Hal inilah yang menyebabkan kenaikan harga emas menjadi relatif terbatas meskipun masih berada di tren positif.

Pernyataan Pejabat AS

Pernyataan dari utusan khusus Amerika Serikat yang menyebut adanya kemajuan signifikan dalam pembicaraan dengan Ukraina turut memperkuat optimisme pasar. Ekspektasi akan stabilitas geopolitik yang lebih baik menjadi faktor psikologis penting dalam pembentukan harga emas saat ini.

Aksi Ambil Untung Tekan Pergerakan Emas

Selain faktor geopolitik, tekanan terhadap harga emas juga datang dari aksi ambil untung. Dalam sepekan terakhir, sejumlah investor memilih merealisasikan keuntungan setelah harga emas sempat berada di level tinggi.

Likuidasi Posisi Kontrak Berjangka

Pelaku pasar yang sebelumnya masuk ke kontrak berjangka emas memanfaatkan momentum untuk melakukan likuidasi. Aksi ini menciptakan tekanan tambahan yang menahan laju penguatan harga, meskipun tidak sampai memicu koreksi tajam.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar emas saat ini berada dalam fase konsolidasi, di mana investor menunggu katalis baru yang lebih kuat untuk menentukan arah selanjutnya.

Pergerakan Logam Mulia Lainnya Lebih Agresif

Berbeda dengan emas yang bergerak terbatas, sejumlah logam mulia lainnya justru mencatat kenaikan yang lebih signifikan.

Perak dan Platinum Menguat

Harga perak spot melonjak lebih dari 2%, didorong oleh kombinasi permintaan industri dan minat investasi. Platinum juga mengalami penguatan solid, mencerminkan optimisme terhadap prospek permintaan di sektor otomotif dan industri.

Palladium Melonjak Tajam

Palladium mencatat kenaikan paling tinggi di antara logam mulia utama. Dorongan utama datang dari sisi fundamental, khususnya potensi defisit pasokan global.

Produsen palladium utama dunia menyampaikan bahwa dengan memperhitungkan permintaan investasi, pasar palladium berpotensi mengalami defisit pasokan pada tahun ini. Kondisi tersebut menjadi katalis positif bagi harga palladium dalam jangka menengah.

Fokus Pasar Beralih ke Data Ekonomi AS

Ke depan, perhatian pelaku pasar tidak hanya tertuju pada isu geopolitik, tetapi juga pada rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat.

Non-Farm Payrolls dan Penjualan Ritel

Data tenaga kerja non-farm payrolls serta penjualan ritel menjadi indikator utama yang akan dipantau investor. Kedua data ini dinilai krusial dalam memberikan gambaran kekuatan ekonomi AS dan arah kebijakan moneter selanjutnya.

Hasil data yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi meningkatkan daya tarik emas, seiring ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Saat ini, pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat cukup besar. Kebijakan suku bunga yang lebih rendah biasanya menjadi sentimen positif bagi emas, karena menurunkan biaya peluang dalam memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Prospek Harga Emas ke Depan

Secara keseluruhan, harga emas masih memiliki fondasi yang cukup kuat meskipun menghadapi tekanan jangka pendek. Selama ketidakpastian global belum sepenuhnya hilang dan kebijakan moneter berpotensi lebih longgar, emas tetap relevan sebagai aset lindung nilai.

Namun, dalam jangka pendek, pergerakan harga emas diperkirakan akan cenderung terbatas dan fluktuatif. Investor disarankan untuk terus mencermati perkembangan geopolitik, rilis data ekonomi utama, serta sinyal kebijakan dari bank sentral guna menentukan strategi investasi yang tepat.

Related Posts

Harga Minyak Dunia Turun 0,26% di Asia, WTI Terseret ke USD60

Harga minyak dunia melemah di sesi Asia. WTI turun 0,26% ke USD60,99 per barel, Brent ikut terkoreksi. Simak level support, resistance, dan prospek harga minyak terbaru. KabarPialang – Harga futures minyak…

Emas Turun 0,26% di Sesi AS

Harga futures emas melemah 0,26% di sesi perdagangan AS seiring penguatan dolar AS. Simak level support, resistance, serta pergerakan perak dan tembaga terbaru. KabarPialang – Harga futures emas mencatat pelemahan moderat…

One thought on “Harga Emas Naik 0,2%, Pasar Wait and See Jelang Data AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Bisnis-27 Naik 0,44% ke 567,89

  • By Team
  • January 15, 2026
  • 2 views
Bisnis-27 Naik 0,44% ke 567,89

IHSG Naik 0,35% ke 9.064

  • By Team
  • January 15, 2026
  • 4 views
IHSG Naik 0,35% ke 9.064

Harga Minyak Dunia Turun 0,26% di Asia, WTI Terseret ke USD60

  • By Team
  • January 14, 2026
  • 3 views
Harga Minyak Dunia Turun 0,26% di Asia, WTI Terseret ke USD60

Emas Turun 0,26% di Sesi AS

  • By Team
  • January 14, 2026
  • 4 views
Emas Turun 0,26% di Sesi AS

IHSG Menguat 0,69% ke 8.946

  • By Team
  • January 13, 2026
  • 6 views
IHSG Menguat 0,69% ke 8.946

Saham RMKE Menuju 10.000, Ini Profil & Pemiliknya

  • By Team
  • January 13, 2026
  • 7 views
Saham RMKE Menuju 10.000, Ini Profil & Pemiliknya