Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

Jefferies memproyeksikan lonjakan server AI global dan menilai empat produsen Taiwan—Foxconn, Wiwynn, Quanta, Wistron akan jadi penerima manfaat utama.

KabarPialang – Permintaan server AI global terus meningkat seiring pesatnya adopsi kecerdasan buatan di berbagai sektor. Teknologi AI kini bukan hanya digunakan dalam industri teknologi besar, tetapi juga merambah perbankan, kesehatan, otomotif, manufaktur, hingga pemerintahan. Transformasi digital yang semakin intensif membuat perusahaan beralih ke sistem komputasi berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat pengolahan data, dan mengembangkan solusi berbasis machine learning. Dalam laporan terbarunya, Jefferies menegaskan bahwa pertumbuhan kebutuhan komputasi berperforma tinggi menempatkan vendor Taiwan pada posisi yang paling strategis sebagai penyedia infrastruktur inti global.

Proyeksi Lonjakan Pengiriman Server Global

Jefferies memperkirakan pengiriman server global akan tumbuh 13% pada 2026, dengan total unit diproyeksikan melampaui 17 juta mulai tahun depan. Angka ini menandai peningkatan besar dalam kebutuhan perusahaan terhadap infrastruktur digital yang mampu menangani beban komputasi AI yang semakin berat.

Lonjakan permintaan ini didorong oleh dua segmen utama. Pertama, pertumbuhan 84% pada server AI, yang kini menjadi motor utama ekspansi pusat data global. Server jenis ini dibutuhkan untuk melatih model AI generatif, menjalankan sistem multimodal, serta mendukung analitik dan inferensi berskala besar. Kedua, pertumbuhan 5% pada server tradisional, yang tetap diperlukan untuk beban kerja non-AI serta aplikasi bisnis konvensional.

Jefferies juga mencatat bahwa pesanan besar dari penyedia layanan cloud dan korporasi besar, termasuk Neocloud, memperkuat proyeksi pertumbuhan dua digit tersebut.

Pendorong Utama Kenaikan Permintaan

Salah satu pendorong utama meningkatnya permintaan server AI adalah ukuran model AI yang terus tumbuh secara eksponensial. Model modern seperti large language model dan model multimodal membutuhkan daya komputasi yang jauh lebih besar dibandingkan beberapa tahun lalu. Penyedia layanan cloud seperti AWS, Google Cloud, Microsoft Azure, dan operator hyperscale lainnya memperluas kapasitas pusat data mereka dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat.

Vendor server Asia—khususnya Taiwan—mendapat keuntungan dari kapasitas produksi besar, efisiensi biaya, dan kedekatan dengan pemasok komponen utama seperti modul memori, motherboard, hingga unit pendingin server. Selain itu, hubungan kuat dengan perusahaan teknologi global membuat mereka lebih kompetitif dalam memenuhi permintaan server AI yang meningkat cepat.

4 Saham Server AI Asia Pilihan Jefferies

1. Hon Hai Precision Industry (Foxconn / 2317 TT)

Pemimpin Manufaktur Server AI Global

Foxconn berada di posisi teratas dalam daftar Jefferies. Sebagai produsen elektronik terbesar di dunia, perusahaan ini memiliki skala produksi masif serta rantai pasok yang terintegrasi. Keunggulan ini memungkinkan Foxconn memenuhi kebutuhan manufaktur server AI yang membutuhkan konsistensi kualitas tinggi dan volume produksi besar.

Foxconn memanfaatkan hubungannya dengan perusahaan teknologi global untuk memperkuat bisnis server AI. Konektivitas dalam rantai pasokan dan pengalaman teknis membuatnya menjadi pemasok andalan untuk server berkinerja tinggi.

Momentum Positif Foxconn

Perusahaan baru-baru ini mencatat pendapatan tertinggi untuk bulan September. Chairman Foxconn bahkan bertemu dengan CEO OpenAI untuk membahas potensi kolaborasi strategis terkait teknologi AI. Selain itu, JPMorgan menaikkan target harga saham Foxconn karena memperkirakan bisnis server AI perusahaan akan terus berkembang kuat.

2. Wiwynn (6669 TT)

Spesialis Infrastruktur Cloud dan Server AI

Wiwynn berfokus pada penyediaan solusi infrastruktur cloud berperforma tinggi, termasuk server hyperscale dan sistem yang dioptimalkan untuk beban kerja AI. Produk mereka digunakan oleh pusat data berskala besar, penyedia cloud global, dan klien dengan kebutuhan komputasi tinggi.

Jefferies menilai Wiwynn berada pada posisi ideal untuk menangkap pertumbuhan permintaan AI generatif. Banyak penyedia cloud yang saat ini memerlukan server kinerja tinggi untuk mendukung layanan AI mereka, dan Wiwynn menjadi salah satu pemasok utama dalam kategori tersebut.

3. Quanta Computer (2382 TT)

Pemasok Server untuk Big Tech Dunia

Quanta adalah salah satu pemasok server terbesar untuk perusahaan teknologi global. Perusahaan ini memiliki kemampuan merancang dan memproduksi server berkepadatan tinggi dengan efisiensi energi yang tinggi. Keandalan dan kapasitas besar menjadikan Quanta mitra penting bagi operator pusat data berskala hyperscale.

Dengan semakin banyak perusahaan mempercepat investasi di infrastruktur AI, Quanta diproyeksikan terus memperluas kapasitas produksinya. Jefferies menilai Quanta sebagai pemain stabil yang mampu bertahan dalam kompetisi dan tetap menjadi penyedia server kunci untuk platform teknologi global.

4. Wistron (3231 TT)

Produsen Server AI yang Bertumbuh Pesat

Wistron menempati posisi keempat dalam peringkat Jefferies. Perusahaan ini memperkuat bisnis server AI melalui pengembangan desain server khusus, investasi dalam proses manufaktur yang lebih maju, dan ekspansi kapasitas produksi elektronik.

Meskipun skala bisnisnya lebih kecil dibanding Foxconn dan Quanta, Wistron menunjukkan pertumbuhan cepat dan semakin kompetitif di pasar server AI global. Jefferies melihat perusahaan ini sebagai pemain yang memiliki peluang besar jika permintaan server AI terus berakselerasi.

Lonjakan permintaan AI global membuka peluang besar bagi produsen server, terutama perusahaan Taiwan yang kini menjadi pusat manufaktur server berkinerja tinggi dunia. Empat saham pilihan Jefferies—Foxconn, Wiwynn, Quanta, dan Wistron—diperkirakan menjadi pemain utama yang mendukung ekspansi pusat data global.

Dengan proyeksi pertumbuhan server AI hingga 84% dan total pengiriman server yang diperkirakan melampaui 17 juta unit, perusahaan-perusahaan ini berada di posisi strategis untuk memperoleh manfaat besar dari perkembangan AI yang semakin cepat.

Related Posts

Harga Minyak Anjlok 1,42% di Asia: Tekanan Market Semakin Kuat Jelang Akhir Pekan

Harga minyak mentah turun 1,42% di sesi Asia. WTI jatuh ke $58,16 per barel sementara Brent melemah ke $62,56. Sentimen pasar tetap bearish. KabarPialang – Harga minyak mentah kembali mengalami…

Wall Street Anjlok 2%: Data Ketenagakerjaan AS Picu Kekhawatiran Investor

Wall Street merosot tajam setelah data ketenagakerjaan AS memicu kekhawatiran arah kebijakan The Fed. Simak faktor pemicunya. KabarPialang – Bursa saham Amerika Serikat kembali mengalami tekanan tajam pada Kamis (20/11), setelah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 2 views
PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 4 views
Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 4 views
Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 5 views
Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 4 views
Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 5 views
Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026