Asing Borong Saham TLKM Rp305 Miliar di Tengah IHSG Melemah — Sinyal Positif?

Investor asing lanjut borong saham TLKM senilai Rp305 miliar meski IHSG melemah. Simak analisis, saham favorit asing, dan dampaknya bagi pasar modal.

KabarPialang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,40% ke level 8.241,91 pada perdagangan Selasa (4/11/2025). Namun, di tengah pelemahan ini, investor asing justru melanjutkan aksi beli bersih (net buy) dengan total nilai Rp305,08 miliar di seluruh pasar.

Fenomena Asing Borong Saham TLKM menjadi sorotan karena terjadi saat mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak negatif. Dari total 811 saham yang diperdagangkan, 439 melemah, 207 menguat, dan 165 stagnan. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa tekanan jual lokal belum diimbangi oleh optimisme investor domestik, tetapi investor asing tampak memanfaatkan momentum koreksi harga untuk melakukan akumulasi di saham berfundamental kuat.

Aktivitas Perdagangan dan Nilai Transaksi Harian

Perdagangan saham pada hari itu terbilang aktif. Volume transaksi mencapai 28,53 miliar lembar saham dengan frekuensi lebih dari 2,34 juta kali transaksi. Nilai total perdagangan harian tercatat sebesar Rp19,45 triliun.

Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp307,78 miliar, sedangkan di pasar negosiasi terdapat net sell Rp2,70 miliar. Meski IHSG bergerak turun, nilai transaksi yang tinggi menunjukkan likuiditas pasar tetap terjaga dengan baik.

Kehadiran investor asing di tengah volatilitas pasar sering kali dianggap sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia. Dalam konteks ini, Asing Borong Saham TLKM menjadi katalis positif di sektor telekomunikasi yang selama ini dikenal stabil dan defensif.

Saham yang Paling Banyak Dikoleksi Asing

Berdasarkan data Stockbit, berikut lima saham yang paling banyak dikoleksi oleh investor asing:

No Saham Nilai Beli Bersih Asing
1 TLKM Rp369,28 miliar
2 BBCA Rp316,38 miliar
3 BBNI Rp151,96 miliar
4 BMRI Rp101,62 miliar
5 UNTR Rp86,78 miliar

Dominasi pembelian terhadap Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi bukti nyata bahwa saham ini masih dipandang menarik oleh pelaku pasar global. Asing Borong Saham TLKM dalam jumlah terbesar menunjukkan keyakinan terhadap kekuatan fundamental perusahaan serta prospek bisnis digital yang tengah berkembang pesat.

Saham yang Dilepas Asing

Sebaliknya, beberapa saham mengalami aksi jual asing. Saham-saham dengan nilai jual bersih terbesar adalah:

No Saham Nilai Jual Bersih Asing
1 ANTM Rp271,93 miliar
2 BBRI Rp183,11 miliar
3 BRPT Rp175,26 miliar
4 BRMS Rp87,16 miliar
5 ICBP Rp51,26 miliar

Pergerakan ini mencerminkan adanya rotasi sektor dari saham komoditas dan konsumer menuju saham telekomunikasi serta perbankan. Investor global tampaknya menilai potensi pertumbuhan di sektor digital lebih menjanjikan dibandingkan volatilitas di sektor berbasis komoditas seperti nikel dan batu bara.

Mengapa Asing Borong Saham TLKM?

Ada beberapa faktor utama yang mendorong Asing Borong Saham TLKM di tengah pelemahan IHSG:

1. Kinerja Keuangan yang Solid

PT Telkom Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih double-digit di kuartal III 2025. Peningkatan tersebut didorong oleh pendapatan dari layanan data, digital platform, dan infrastruktur jaringan.

2. Prospek Bisnis Digital TelkomGroup

Melalui anak usaha seperti Telkomsel, IndiHome, dan NeutraDC, Telkom terus memperkuat ekspansi di bidang data center dan cloud service. Arah bisnis digital ini menjadi daya tarik bagi investor asing yang mencari pertumbuhan jangka panjang di sektor teknologi.

3. Dividen Stabil dan Valuasi Menarik

TLKM dikenal sebagai emiten dengan dividend yield stabil dan struktur keuangan yang sehat. Rasio utangnya yang rendah membuat saham ini tergolong aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.

4. Restrukturisasi BUMN Telekomunikasi

Restrukturisasi portofolio TelkomGroup, termasuk kolaborasi strategis dengan Mitratel (MTEL), memberikan efisiensi operasional dan meningkatkan potensi pendapatan recurring. Hal ini menambah optimisme pasar terhadap masa depan TLKM.

Dampak terhadap IHSG dan Sektor Telekomunikasi

Aksi Asing Borong Saham TLKM memberikan efek positif pada indeks sektor telekomunikasi. Meskipun IHSG secara keseluruhan terkoreksi, sektor ini mampu menahan pelemahan lebih dalam berkat minat beli yang tinggi pada TLKM dan emiten sejenis.

Ke depan, sektor telekomunikasi diperkirakan menjadi penopang utama IHSG menjelang akhir tahun 2025. Tren digitalisasi ekonomi, adopsi teknologi 5G, serta peningkatan konsumsi data masyarakat akan terus menjadi katalis pertumbuhan pendapatan TelkomGroup.

Menurut analisis Mandiri Sekuritas dan Stockbit Insight, saham TLKM masih memiliki potensi kenaikan (upside) 10–15% hingga akhir tahun, menjadikannya salah satu saham defensif dengan prospek positif di tengah ketidakpastian global.

Sinyal Optimisme dari Aksi Asing

Fenomena Asing Borong Saham TLKM di tengah pelemahan IHSG menjadi indikator kuat bahwa investor global masih menaruh kepercayaan tinggi terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Dengan kinerja keuangan yang konsisten, posisi dominan di sektor telekomunikasi, serta strategi ekspansi digital yang agresif, Telkom Indonesia berpotensi tetap menjadi saham favorit investor asing hingga 2026.

Bagi investor ritel domestik, momentum ini dapat menjadi sinyal akumulasi jangka menengah. Selama harga TLKM masih berada dalam kisaran wajar, potensi imbal hasil jangka panjang tetap menarik — terlebih dengan dukungan tren digitalisasi nasional yang semakin kuat.

Related Posts

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

PHK massal terjadi di perusahaan Eropa 2025 akibat ekonomi lesu. Simak daftar perusahaan dan dampaknya bagi tenaga kerja. KabarPialang – Perlambatan ekonomi yang melanda banyak negara di Eropa membuat sejumlah perusahaan…

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Inflasi Australia 2025 naik menjadi 3,8%, memicu kekhawatiran ekonomi. Simak dampak dan prediksi RBA menghadapi tekanan global. KabarPialang – Inflasi Australia 2025 menjadi salah satu topik ekonomi global yang paling disorot.…

One thought on “Asing Borong Saham TLKM Rp305 Miliar di Tengah IHSG Melemah — Sinyal Positif?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 2 views
PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 4 views
Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 4 views
Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 7 views
Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 5 views
Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 6 views
Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026