Penjualan Ritel Inggris Melonjak 1,8% di Januari, Lampaui Ekspektasi Pasar

Penjualan ritel Inggris mencatat kenaikan signifikan pada Januari, melampaui proyeksi pasar dan memperkuat sinyal ketahanan konsumsi domestik.

Data terbaru dari Office for National Statistics (ONS) yang dirilis Jumat menunjukkan bahwa penjualan ritel naik 1,8% bulan-ke-bulan (MoM), setelah sebelumnya meningkat 0,4% pada Desember.

Angka tersebut jauh di atas ekspektasi pasar yang hanya memperkirakan kenaikan sebesar 0,2%.

Penjualan Ritel Inti Juga Melebihi Perkiraan

Penjualan ritel inti—yang tidak memasukkan bahan bakar otomotif—naik 2,0% MoM pada Januari. Sebagai perbandingan, pada Desember indikator ini hanya naik 0,3%.

Konsensus pasar sebelumnya memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,2%, sehingga realisasi data menunjukkan performa konsumsi yang lebih kuat dari perkiraan.

Pertumbuhan Tahunan Menguat Tajam

Secara tahunan, penjualan ritel Inggris meningkat 4,5% pada Januari, lebih tinggi dari kenaikan 1,9% pada bulan sebelumnya (direvisi dari 2,5%). Angka ini juga melampaui proyeksi pasar sebesar 2,8%.

Sementara itu, penjualan ritel inti tahunan melonjak 5,5%, dibandingkan dengan 2,5% pada periode sebelumnya (direvisi dari 3,1%). Realisasi ini berada jauh di atas ekspektasi pasar sebesar 3,6%.

Data tersebut menunjukkan bahwa belanja konsumen tetap solid meskipun terdapat tekanan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi global.

Read More Base Currency: Fondasi Setiap Keputusan Trading Forex

Reaksi Pasar: GBP Menguat Terbatas

Menanggapi laporan positif ini, Pound Sterling sempat menarik minat beli. Namun, penguatan mata uang Inggris relatif terbatas.

Pada saat penulisan, pasangan GBP/USD tercatat turun tipis 0,03% di level 1,3455. Pergerakan ini mencerminkan bahwa faktor eksternal—termasuk dinamika Dolar AS—masih memengaruhi arah pasangan mata uang tersebut.

seo

Related Posts

USD/INR Menguat ke 91,20, Rupee Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Arus Keluar Asing

Rupee India (INR) dibuka melemah terhadap Dolar AS (USD) pada Jumat setelah libur sehari sebelumnya. Pasangan USD/INR melonjak mendekati 91,20 pada sesi pembukaan, dipicu oleh lonjakan harga minyak dan minimnya…

BWPT Suntik Modal Anak Usaha Rp180 Miliar

BWPT menyalurkan tambahan modal Rp180 miliar ke anak usaha PT Manunggal Adi Jaya sebagai penguatan struktur permodalan grup. Simak detail transaksi, dampak bisnis, dan profil perusahaan. KabarPialang – PT Eagle High…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Penjualan Ritel Inggris Melonjak 1,8% di Januari, Lampaui Ekspektasi Pasar

  • By seo
  • February 20, 2026
  • 1 views
Penjualan Ritel Inggris Melonjak 1,8% di Januari, Lampaui Ekspektasi Pasar

USD/INR Menguat ke 91,20, Rupee Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Arus Keluar Asing

  • By seo
  • February 20, 2026
  • 2 views
USD/INR Menguat ke 91,20, Rupee Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Arus Keluar Asing

Emas Antam Rebound Kuat, Investor Kembali Masuk Setelah Penurunan Tajam

  • By seo
  • February 4, 2026
  • 4 views
Emas Antam Rebound Kuat, Investor Kembali Masuk Setelah Penurunan Tajam

SRTG Pangkas NRCA 750.000 Saham

  • By Team
  • January 20, 2026
  • 8 views
SRTG Pangkas NRCA 750.000 Saham

Wall Street Libur 19/1, Laba Emiten Jadi Penentu Arah Pasar 2026

  • By Team
  • January 20, 2026
  • 8 views
Wall Street Libur 19/1, Laba Emiten Jadi Penentu Arah Pasar 2026

BWPT Suntik Modal Anak Usaha Rp180 Miliar

  • By Team
  • January 19, 2026
  • 8 views
BWPT Suntik Modal Anak Usaha Rp180 Miliar