Hasnur Internasional Catat Laba Bersih Rp34,52 Miliar di Kuartal III

Hasnur Internasional membukukan laba bersih Rp34,52 miliar di kuartal III, naik 94% dari kuartal sebelumnya. Efisiensi biaya dan optimalisasi armada dorong kinerja positif perusahaan.

KabarPialang – PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) kembali mencatatkan kinerja keuangan yang solid di tengah tantangan global. Perusahaan pelayaran dan logistik ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp34,52 miliar pada kuartal III, melonjak 94,18% dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai Rp17,78 miliar.

Capaian ini menunjukkan kemampuan HAIS menjaga profitabilitas di tengah tekanan harga komoditas dan ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi industri transportasi laut. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, laba bersih juga naik 2,38% dari Rp33,71 miliar, menandakan stabilitas pertumbuhan di sektor logistik nasional.

Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Pendapatan

Kenaikan laba bersih yang signifikan ini didukung oleh peningkatan pendapatan bersih sebesar 13,48%, dari Rp199,50 miliar pada kuartal sebelumnya menjadi Rp226,39 miliar di kuartal III. Pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari strategi efisiensi dan optimalisasi armada yang berhasil memperkuat produktivitas perusahaan.

Direktur HAIS, Rickie, menjelaskan bahwa strategi efisiensi biaya menjadi kunci keberhasilan kinerja kuartalan perusahaan.

“Pertumbuhan laba bersih yang melonjak hampir dua kali lipat membuktikan efektivitas strategi efisiensi dan optimalisasi utilisasi armada yang kami jalankan. Kami akan terus menjaga momentum positif ini dan berfokus memperkuat fundamental perusahaan untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham,” ungkap Rickie.

Selain pendapatan yang meningkat, HAIS juga berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 14,96%, dari Rp590,37 miliar pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp502,05 miliar. Langkah efisiensi ini menjaga margin keuntungan perusahaan tetap sehat, meski kondisi pasar global belum stabil.

Kinerja Kumulatif dan Strategi Operasional

Sepanjang Januari hingga September, HAIS mencatatkan pendapatan bersih kumulatif sebesar Rp661,25 miliar. Angka ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam beradaptasi terhadap dinamika pasar global yang penuh tantangan, termasuk fluktuasi harga batu bara dan biaya logistik yang meningkat.

Di sisi operasional, HAIS mencatat volume angkutan kargo sebesar 7,69 juta metrik ton hingga akhir kuartal III. Capaian ini menunjukkan efektivitas strategi penyesuaian rute pelayaran dan peningkatan utilisasi armada yang dilakukan perusahaan.

Sebagian besar volume kargo tersebut berasal dari sektor batu bara, yang masih menjadi komoditas utama dalam portofolio bisnis HAIS. Meskipun pasar batu bara sempat melemah akibat kondisi global, perusahaan mampu mempertahankan stabilitas operasional berkat penyesuaian jadwal pelayaran dan efisiensi bahan bakar.

Efisiensi dan Ketahanan di Tengah Tekanan Pasar

Keberhasilan HAIS dalam mempertahankan profitabilitas di tengah tekanan eksternal menjadi bukti efektivitas strategi manajemen biaya yang diterapkan. Perusahaan fokus pada pengendalian operasional, perawatan kapal yang efisien, dan optimalisasi rute untuk meminimalkan biaya logistik.

Dengan strategi tersebut, HAIS mampu menjaga tingkat utilisasi kapal di atas rata-rata industri dan menahan dampak dari penurunan freight rate akibat lemahnya permintaan global.

Selain efisiensi operasional, HAIS juga mengadopsi transformasi digital untuk meningkatkan ketepatan jadwal, pelacakan kargo, serta monitoring performa armada secara real-time. Digitalisasi ini diharapkan memperkuat daya saing dan meningkatkan efisiensi jangka panjang di sektor logistik laut.

Prospek Bisnis dan Pandangan Manajemen

Meski situasi ekonomi global masih berfluktuasi, manajemen HAIS tetap optimistis terhadap prospek bisnis ke depan. Rickie menilai bahwa pemulihan harga batu bara pada akhir tahun menjadi faktor penting yang mendorong permintaan jasa pengangkutan.

“Kami optimis dengan prospek pengangkutan batu bara ke depan. Tren pemulihan harga di akhir tahun ini menjadi sinyal positif bagi peningkatan volume angkutan kami,” ujarnya.

Selain batu bara, meningkatnya aktivitas ekspor Indonesia dan proyek pembangunan infrastruktur nasional juga memberikan peluang baru bagi HAIS untuk memperluas jaringan pelayaran. Dukungan pemerintah terhadap transportasi laut domestik, termasuk penguatan pelabuhan dan konektivitas logistik, akan menjadi katalis tambahan bagi pertumbuhan sektor ini.

Strategi Pertumbuhan dan Ekspansi Jangka Panjang

Ke depan, HAIS berencana memperluas jangkauan layanan dengan diversifikasi rute dan penambahan kapasitas armada. Perusahaan juga tengah memperkuat sinergi dengan grup Hasnur di bidang logistik, energi, dan infrastruktur untuk memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir.

Salah satu fokus utama HAIS adalah memperbarui armadanya dengan kapal berteknologi efisien dan ramah lingkungan, sejalan dengan tren global menuju dekarbonisasi industri pelayaran. Langkah ini diharapkan tidak hanya menekan biaya bahan bakar, tetapi juga meningkatkan citra perusahaan sebagai operator logistik yang berkelanjutan.

Dalam jangka panjang, HAIS akan berfokus pada tiga pilar utama, yaitu efisiensi operasional, inovasi teknologi, dan peningkatan layanan pelanggan. Dengan kombinasi strategi tersebut, perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dan penguatan posisi sebagai pemain kunci di industri pelayaran nasional.

Kinerja keuangan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) di kuartal III mencerminkan ketahanan dan kemampuan adaptasi perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar global. Dengan laba bersih Rp34,52 miliar, naik hampir dua kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya, HAIS berhasil menunjukkan efektivitas strategi efisiensi dan penguatan operasionalnya.

Jika tren positif ini terus berlanjut, HAIS berpeluang menutup tahun dengan kinerja keuangan yang solid dan prospek pertumbuhan yang semakin kuat di tahun mendatang.

Related Posts

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

PHK massal terjadi di perusahaan Eropa 2025 akibat ekonomi lesu. Simak daftar perusahaan dan dampaknya bagi tenaga kerja. KabarPialang – Perlambatan ekonomi yang melanda banyak negara di Eropa membuat sejumlah perusahaan…

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Inflasi Australia 2025 naik menjadi 3,8%, memicu kekhawatiran ekonomi. Simak dampak dan prediksi RBA menghadapi tekanan global. KabarPialang – Inflasi Australia 2025 menjadi salah satu topik ekonomi global yang paling disorot.…

One thought on “Hasnur Internasional Catat Laba Bersih Rp34,52 Miliar di Kuartal III

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 2 views
PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 4 views
Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 4 views
Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 5 views
Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 5 views
Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 5 views
Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026