Saham Firefly Aerospace Melejit 17% Usai Akuisisi Strategis SciTec Senilai $855 Juta

Saham Firefly Aerospace melonjak 17% setelah mengumumkan akuisisi SciTec senilai $855 juta. Akuisisi ini memperkuat posisi Firefly di sektor pertahanan, luar angkasa, dan teknologi keamanan nasional.

Firefly Aerospace (NASDAQ: FLY) mencatat lonjakan harga saham sebesar 17,3% setelah mengumumkan langkah strategis berupa akuisisi perusahaan teknologi keamanan nasional SciTec, Inc. senilai $855 juta. Kesepakatan ini dipandang sebagai tonggak penting bagi Firefly dalam memperluas portofolio bisnisnya di sektor pertahanan dan luar angkasa.

Detail Kesepakatan Akuisisi

Dalam pengumumannya, Firefly Aerospace menyebutkan akan membayar $300 juta dalam bentuk tunai serta menerbitkan saham Firefly senilai $555 juta dengan harga $50 per saham. Skema ini menjadi kombinasi unik antara pendanaan tunai dan ekuitas, yang memperlihatkan keyakinan Firefly terhadap prospek jangka panjang kolaborasi dengan SciTec.

SciTec sendiri dikenal sebagai perusahaan yang mengkhususkan diri dalam pengembangan sistem peringatan dini, pelacakan, hingga teknologi pertahanan rudal. Dengan reputasi kuat di sektor keamanan nasional, akuisisi ini memperkuat posisi Firefly tidak hanya sebagai penyedia layanan peluncuran luar angkasa, tetapi juga sebagai mitra strategis pertahanan.

Dampak Strategis bagi Firefly

CEO Firefly Aerospace, Jason Kim, menegaskan bahwa akuisisi SciTec adalah langkah penting untuk memperluas jangkauan perusahaan. “Akuisisi SciTec meningkatkan kemampuan kami untuk mendukung semakin banyak misi pertahanan dan memberikan keunggulan operasional yang signifikan,” jelas Kim.

Dengan integrasi ini, Firefly akan memperluas kemampuannya pada bidang analitik perangkat lunak, penginderaan jarak jauh, dan pemrosesan data. Portofolio ini melengkapi lini bisnis utama Firefly yang sudah mencakup peluncuran roket, eksplorasi lunar, dan layanan luar angkasa. Sinergi antara keduanya diharapkan menghasilkan keunggulan kompetitif dalam mendukung kontrak-kontrak strategis dengan lembaga pertahanan dan antariksa Amerika Serikat.

Kinerja dan Kontrak SciTec

SciTec, yang berbasis di Princeton, New Jersey, mencatat pendapatan sekitar $164 juta untuk periode dua belas bulan yang berakhir pada 30 Juni 2025. Tidak hanya itu, pada awal tahun 2025 SciTec berhasil mengamankan kontrak senilai $259 juta dari Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat. Kontrak tersebut berfokus pada pengembangan kerangka kerja Future Operational Resilient Ground Evolution (FORGE), yang bertujuan memperkuat sistem pertahanan berbasis ruang angkasa.

Selain kantor pusatnya, SciTec juga memiliki lima fasilitas tambahan yang ditempatkan secara strategis di dekat pelanggan utama di sektor luar angkasa dan pertahanan. Posisi ini menjadikan perusahaan sebagai mitra penting dalam rantai pasok teknologi keamanan nasional.

Struktur Operasional Pasca-Akuisisi

Setelah akuisisi rampung—yang ditargetkan selesai pada akhir 2025 dengan catatan mendapat persetujuan regulasi—SciTec akan tetap beroperasi sebagai anak perusahaan Firefly Aerospace. Model bisnis SciTec akan tetap dipertahankan, sementara CEO SciTec, Jim Lisowski, akan langsung melapor kepada Jason Kim selaku CEO Firefly.

Keputusan ini menegaskan komitmen Firefly untuk menjaga stabilitas operasional SciTec, sembari membuka jalan integrasi yang mulus dalam struktur perusahaan. Dengan demikian, SciTec dapat melanjutkan pengembangan teknologi yang sudah berjalan sekaligus mendapatkan dukungan dari ekosistem Firefly yang lebih besar.

Reaksi Pasar dan Investor

Kabar akuisisi ini disambut positif oleh pasar. Lonjakan saham Firefly hingga 17,3% mencerminkan keyakinan investor bahwa strategi ini akan menghasilkan nilai tambah jangka panjang. Optimisme pasar juga didukung oleh fakta bahwa sektor pertahanan dan luar angkasa tengah menjadi fokus pemerintah Amerika Serikat, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Analis menilai, akuisisi SciTec bisa menjadi katalis pertumbuhan pendapatan Firefly di masa depan. Selain memperkuat kontrak dengan lembaga pemerintah, Firefly juga berpeluang memperluas layanan ke sektor komersial yang membutuhkan solusi keamanan berbasis ruang angkasa.

Dukungan Penasihat Keuangan

Dalam transaksi ini, Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan untuk Firefly Aerospace. Sementara itu, pihak SciTec didukung oleh Baird sebagai penasihat transaksionalnya. Keterlibatan dua lembaga keuangan besar ini semakin menambah kredibilitas kesepakatan senilai $855 juta tersebut.

Prospek Jangka Panjang

Akuisisi SciTec menjadi bagian dari strategi Firefly Aerospace untuk memperluas pijakan di industri pertahanan dan memperkuat posisinya di pasar internasional. Dengan keahlian SciTec dalam perangkat lunak dan analitik data, Firefly diharapkan mampu memberikan solusi yang lebih komprehensif untuk menghadapi tantangan masa depan di sektor luar angkasa maupun pertahanan rudal.

Selain meningkatkan kapabilitas teknologi, langkah ini juga menempatkan Firefly di jalur pertumbuhan yang lebih stabil, mengingat permintaan global terhadap sistem pertahanan berbasis luar angkasa terus meningkat.

Akuisisi SciTec senilai $855 juta bukan hanya memperkuat kapasitas teknologi Firefly Aerospace, tetapi juga meningkatkan nilai perusahaan di mata investor. Kenaikan saham sebesar 17,3% menjadi bukti nyata respons positif pasar terhadap strategi ini.

Dengan dukungan kontrak besar, keahlian teknologi, dan basis pelanggan yang kuat, akuisisi ini diyakini akan membawa Firefly Aerospace ke level baru dalam industri pertahanan dan luar angkasa. Kolaborasi antara Firefly dan SciTec berpotensi menciptakan sinergi jangka panjang yang menguntungkan kedua belah pihak, sekaligus memperkokoh posisi Amerika Serikat di panggung teknologi luar angkasa global.

Related Posts

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

PHK massal terjadi di perusahaan Eropa 2025 akibat ekonomi lesu. Simak daftar perusahaan dan dampaknya bagi tenaga kerja. KabarPialang – Perlambatan ekonomi yang melanda banyak negara di Eropa membuat sejumlah perusahaan…

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Inflasi Australia 2025 naik menjadi 3,8%, memicu kekhawatiran ekonomi. Simak dampak dan prediksi RBA menghadapi tekanan global. KabarPialang – Inflasi Australia 2025 menjadi salah satu topik ekonomi global yang paling disorot.…

One thought on “Saham Firefly Aerospace Melejit 17% Usai Akuisisi Strategis SciTec Senilai $855 Juta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 2 views
PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 4 views
Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 4 views
Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 7 views
Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 5 views
Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 6 views
Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026