EUR/USD Melemah Moderat, Fokus Investor Tertuju pada Inflasi Zona Euro dan Prospek Kebijakan ECB

KabarPialang – Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan sedikit melemah pada hari Selasa, setelah mencatatkan penguatan signifikan pada sesi sebelumnya. Harga saat ini berada di sekitar 1,1420, menjelang rilis data penting Indeks Harga Konsumen (CPI) Zona Euro yang dijadwalkan hari ini.

Inflasi Zona Euro Berpotensi Mendingin

Ekspektasi pasar menunjukkan bahwa inflasi utama Zona Euro pada bulan Mei akan turun menjadi 2,0% YoY dari 2,2% pada bulan April. Inflasi inti juga diprediksi melemah menjadi 2,5%, turun dari 2,7% sebelumnya. Jika angka-angka ini terkonfirmasi, hal tersebut dapat memberikan ruang bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneternya.

ECB diperkirakan akan menurunkan suku bunga untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut pada pertemuan Kamis mendatang. Meskipun begitu, Presiden ECB Christine Lagarde kemungkinan tetap berhati-hati dan menyatakan bahwa keputusan selanjutnya akan sangat tergantung pada data ekonomi mendatang.

Dolar AS Masih di Bawah Tekanan

Sementara itu, Dolar AS gagal menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang berarti. Ketidakpastian kebijakan perdagangan dari Presiden Donald Trump serta meningkatnya kekhawatiran tentang stabilitas fiskal AS terus membebani sentimen terhadap Greenback.

Indeks Dolar AS (DXY) sempat turun kembali di bawah 100,00, dan menyentuh level terendah enam minggu di 98,60 pada hari Senin.

Data Ekonomi AS: PMI Lemah, Fokus Beralih ke Pesanan Pabrik dan Data Ketenagakerjaan

  • PMI Manufaktur ISM AS untuk Mei jatuh ke 48,5, lebih buruk dari ekspektasi pasar di 49,5, menandakan kontraksi sektor manufaktur selama enam bulan berturut-turut.

  • Subindeks pesanan baru dan ketenagakerjaan naik tipis, namun harga yang dibayar turun, menambah tekanan terhadap USD.

  • Sementara itu, PMI manufaktur zona euro tetap di 49,4, menandai perbaikan kelima berturut-turut, meskipun tetap berada di bawah angka ekspansi.

  • PMI Jerman direvisi turun menjadi 48,3, menunjukkan lemahnya pertumbuhan ekonomi di negara ekonomi terbesar Eropa.

Selanjutnya, perhatian tertuju pada data pesanan pabrik AS dan laporan lowongan kerja JOLTS, yang akan membuka rangkaian rilis pasar tenaga kerja menuju Non-Farm Payrolls (NFP) hari Jumat.

Grafik 4-Jam EUR/USD

Analisis Teknikal EUR/USD

Secara teknikal, EUR/USD masih mempertahankan tren positif jangka menengah. Pasangan ini sempat menyentuh level tertinggi enam minggu di 1,1450, namun gagal menembus zona resistance kuat antara 1,1415–1,1435, yang menjadi penghalang sejak pertengahan April.

🧭 Level Penting:

  • Resistance terdekat: 1,1450 → jika tembus, membuka jalan ke 1,1545 (puncak 22 April)

  • Support pertama: 1,1310 (terendah 30 Mei)

  • Support utama: 1,1220

seo

Related Posts

Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

Jefferies memproyeksikan lonjakan server AI global dan menilai empat produsen Taiwan—Foxconn, Wiwynn, Quanta, Wistron akan jadi penerima manfaat utama. KabarPialang – Permintaan server AI global terus meningkat seiring pesatnya adopsi kecerdasan…

Harga Minyak Anjlok 1,42% di Asia: Tekanan Market Semakin Kuat Jelang Akhir Pekan

Harga minyak mentah turun 1,42% di sesi Asia. WTI jatuh ke $58,16 per barel sementara Brent melemah ke $62,56. Sentimen pasar tetap bearish. KabarPialang – Harga minyak mentah kembali mengalami…

One thought on “EUR/USD Melemah Moderat, Fokus Investor Tertuju pada Inflasi Zona Euro dan Prospek Kebijakan ECB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 2 views
PHK Perusahaan Eropa 2025: Dampak Ekonomi Lesu

Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

  • By Team
  • November 28, 2025
  • 4 views
Inflasi Australia 2025 Mencapai 3,8%: Dampak dan Prediksi Ekonomi

Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 4 views
Lonjakan Permintaan Server AI, Jefferies Soroti 4 Saham Taiwan Paling Diuntungkan

Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

  • By Team
  • November 27, 2025
  • 7 views
Wall Street Menguat, 6 Faktor Penggerak Reli Jelang Thanksgiving

Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 5 views
Outlook Kuat 2026: Morgan Stanley Prediksi EUR/NOK Tetap Datar

Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026

  • By Team
  • November 26, 2025
  • 6 views
Deutsche Bank Perkirakan Dolar Melemah 6% hingga 2026