KabarPialang – Harga perak (XAG/USD) melonjak ke rekor tertinggi baru di atas $51,50 seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan ketegangan perdagangan AS–Tiongkok. Simak analisis lengkap, faktor pendorong, serta prospek pergerakan harga perak pekan ini.
Harga Perak (XAG/USD) terus menguat untuk sesi keempat berturut-turut, menembus rekor tertinggi baru di $51,63 selama sesi perdagangan Asia pada Senin (13/10/2025).
Lonjakan ini menandai titik tertinggi sepanjang masa, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve AS (The Fed) dan meningkatnya kekhawatiran geopolitik global.
Prakiraan Harga Perak: Sentimen Didorong Oleh Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed
Harga perak mengalami reli signifikan karena pasar menilai peluang besar pemangkasan suku bunga The Fed menjelang akhir tahun.
Data University of Michigan menunjukkan Indeks Sentimen Konsumen AS turun tipis menjadi 55,0 pada Oktober dari 55,1 di September, menandakan perlambatan optimisme masyarakat terhadap perekonomian.
“Risalah FOMC bulan September mengindikasikan para pengambil kebijakan terbuka untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut di 2025,” tulis laporan Fed.
Menurut CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan:
-
96% kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober, dan
-
87% kemungkinan pemangkasan lanjutan pada Desember 2025.
Ekspektasi tersebut memperlemah Dolar AS (USD) dan meningkatkan permintaan terhadap aset non-yielding seperti emas dan perak.
Komentar Pejabat The Fed dan Dampaknya terhadap Harga Perak
Presiden Federal Reserve St. Louis, Alberto Musalem, menyatakan bahwa pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda pelemahan dan kebijakan moneter harus tetap seimbang.
Sementara Mary Daly, Presiden Fed San Francisco, mengatakan inflasi kini jauh lebih rendah dari kekhawatiran sebelumnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebijakan moneter yang fleksibel untuk menjaga stabilitas inflasi jangka panjang.
Komentar dari dua pejabat tersebut memperkuat keyakinan pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga secara bertahap — sebuah skenario yang historisnya selalu menguntungkan bagi harga perak.
Ketegangan Perdagangan AS–Tiongkok Kembali Jadi Pendorong
Kekhawatiran geopolitik menambah dorongan bagi aset safe-haven seperti perak. Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam KTT Korea Selatan mendatang, dan bahkan mengancam akan mengenakan tarif 100% pada seluruh impor Tiongkok.
Pernyataan ini memicu kekhawatiran baru tentang potensi perang dagang jilid baru antara dua ekonomi terbesar dunia.
Namun, Trump kemudian melunakkan pernyataannya melalui akun Truth Social, menyebut bahwa “ekonomi Tiongkok akan baik-baik saja” dan bahwa AS ingin membantu, bukan menyakiti Beijing.
Ketidakpastian ini membuat investor global mencari perlindungan di aset safe-haven seperti perak dan emas.
Analisis Teknis: Level Kunci dan Prospek XAG/USD
Dari sisi teknikal, XAG/USD saat ini berada di sekitar $51,63, menembus resistance utama di $50,80 yang sebelumnya menjadi batas atas sejak tahun 2011.
Kenaikan volume perdagangan dan momentum oscillator menunjukkan bahwa tren masih bullish kuat, meski potensi koreksi teknikal tetap terbuka.
Level penting XAG/USD hari ini:
-
Support: $50,10 – $49,70
-
Resistance: $52,00 – $53,25
Jika harga mampu bertahan di atas $51,00, peluang menuju $53,00 terbuka lebar dalam jangka pendek. Namun, bila gagal menembus resistance atas, potensi pullback ke area $50 masih mungkin terjadi.
Faktor Fundamental Pendukung Prakiraan Harga Perak
Beberapa faktor fundamental yang mendukung reli harga perak global antara lain:
-
Kebijakan moneter longgar dari The Fed.
-
Pelemahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama dunia.
-
Permintaan industri perak yang meningkat, terutama dari sektor kendaraan listrik (EV) dan panel surya.
-
Kekhawatiran geopolitik yang mendorong permintaan safe-haven.
Laporan terbaru dari World Silver Institute (WSI) menunjukkan permintaan global perak industri naik 8% YoY di 2025, terutama disumbang oleh lonjakan investasi energi bersih di Tiongkok dan India.
Strategi Trading untuk Investor dan Trader XAG/USD
Bagi investor jangka pendek, strategi yang direkomendasikan adalah:
-
Buy on Dip di area $50,50–$51,00,
-
Target profit di $53,00–$54,20,
-
Stop loss di bawah $49,70.
Sementara bagi investor jangka panjang, reli perak masih berpotensi berlanjut hingga akhir 2025 seiring turunnya imbal hasil obligasi AS dan ekspektasi penurunan suku bunga lanjutan.
Prakiraan Harga Perak Tetap Positif di Tengah Ketidakpastian Global
Kombinasi dari ekspektasi penurunan suku bunga, ketegangan geopolitik, dan permintaan industri yang kuat telah membawa harga perak (XAG/USD) menembus rekor tertinggi baru di atas $51,50.
Selama faktor-faktor fundamental ini bertahan, prakiraan harga perak jangka pendek dan menengah masih positif, dengan peluang menuju $53,00–$55,00 hingga akhir tahun.








