Salah satu masalah yang sering dihadapi trader adalah keuntungan yang hilang karena harga berbalik sebelum posisi ditutup. Trailing stop dirancang untuk mengatasi masalah ini.

Apa Itu Trailing Stop?
Trailing stop adalah stop loss yang bergerak otomatis mengikuti harga ketika harga bergerak ke arah yang menguntungkan, dengan jarak tetap. Ketika harga berbalik, trailing stop tidak ikut mundur dan akan menutup posisi jika tersentuh.
Contoh pada Emas (Posisi Beli)
Anda membeli emas di US$4.000 dengan trailing stop US$50.
| Langkah | Harga emas | Posisi stop loss |
|---|---|---|
| Masuk beli | US$4.000 | US$3.950 |
| Harga naik | US$4.060 | US$4.010 |
| Harga naik lagi | US$4.100 | US$4.050 |
| Harga turun | US$4.070 | US$4.050 (tetap) |
| Stop tersentuh | US$4.050 | Keuntungan US$50 per ons |
Tanpa trailing stop, posisi yang sempat untung US$100 bisa berakhir rugi jika harga turun kembali ke bawah US$4.000.
Contoh pada EUR/USD (Posisi Jual)
Anda menjual EUR/USD di 1,1200 dengan trailing stop 30 pip:
- Stop awal: 1,1230
- Harga turun ke 1,1150 → stop bergeser ke 1,1180
- Harga naik ke 1,1175 → stop tetap di 1,1180
- Harga menyentuh 1,1180 → posisi tertutup dengan keuntungan 20 pip
Nilai pip untuk berbagai instrumen dijelaskan di cara menghitung nilai pip.
Memilih Jarak Trailing
- Terlalu dekat: posisi mudah tertutup oleh fluktuasi normal.
- Terlalu jauh: keuntungan yang dikunci kecil.
Patokan yang sering dipakai adalah 1–2 kali Average True Range (ATR). Contohnya, jika ATR harian emas sekitar US$40, jarak trailing US$40–80 cukup masuk akal.
Kelebihan dan Risiko
Kelebihan:
- Mengunci keuntungan secara otomatis.
- Mengurangi keputusan emosional.
- Cocok untuk mengikuti tren.
Risiko:
- Celah harga (gap) saat pasar dibuka atau saat berita besar dapat membuat posisi tertutup jauh dari level stop. Lihat gap akhir pekan.
- Pasar menyamping sering memicu stop terlalu cepat.
- Di beberapa platform, trailing stop hanya berjalan saat platform aktif.
Kapan Sebaiknya Dipakai?
- Saat pasar sedang bertren jelas.
- Setelah posisi sudah untung dan Anda ingin melindunginya.
- Hindari menjelang rilis berita besar seperti keputusan FOMC, saat volatilitas bisa melonjak tiba-tiba.
Kombinasikan dengan rasio risiko dan imbal hasil yang terukur, seperti dijelaskan di rasio risk-reward dan win rate. Edukasi perlindungan nasabah perdagangan berjangka tersedia di situs Bappebti.
Artikel ini bersifat edukasi dan analisis, bukan rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka dan forex berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu trailing stop?
Trailing stop adalah stop loss yang bergerak otomatis mengikuti harga ke arah yang menguntungkan dengan jarak tetap, dan tidak mundur ketika harga berbalik.
Berapa jarak trailing stop yang ideal?
Tidak ada angka pasti. Patokan umum adalah 1–2 kali Average True Range (ATR) instrumen yang diperdagangkan agar tidak terlalu mudah tersentuh fluktuasi normal.
Apa risiko memakai trailing stop?
Risikonya antara lain celah harga saat berita besar atau pembukaan pasar, stop yang sering tersentuh di pasar menyamping, dan pada sebagian platform hanya berjalan saat platform aktif.
